Kecewa Terhadap Kepemimpinan RT. 04 kelurahan Way Dadi Baru, Warga Razia Sampah Kontrakan Hingga Menemukan Pasangan Mesum

RILIS2225
Oleh

RILIS INDONESIA.COM – Bandar Lampung – Warga dijalan Mangga, kelurahan Way Dadi Baru kota Bandar Lampung mengeluhkan kepemimpinan Sp (ketua RT. 04) yang tidak memperhatikan kebersihan Lingkungan sekitar Permukiman warga. Tanpa dikomandoi oleh ketua RT. 04, sejumlah warga yang merupakan gabungan dari RT. 04 dan RT. O7 kelurahan Way Dadi Baru Kota Bandar Lampung mengadakan kegiatan Jum’at Bersih yang mereka beri nama “Jum’at Ber-Iman” pada hari Jum’at (18/07/2025).

Kegiatan “Jum’at Ber-Iman” ini diketuai oleh Heri Ronteng yang merupakan ketua LPM dan sekaligus ketua RT. 07 kelurahan Way Dadi Baru. Dengan mengusung prinsip “kebersihan adalah Sebagian Dari Iman”, terlihat sejumlah warga dengan antusias melaksanakan kegiatan tersebut yang dibantu oleh sejumlah personil Linmas diwilayah setempat.

“Walaupun RT.04 bukan wilayah RT. O7, tapi kami merasa terganggu dengan keberadaan sampah yang tidak dikelola dengan baik di wilayah RT. 04”,jelas Heri

“kegiatan Jum’at Bersih ini tentu sejalan dengan program Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana yang mengutamakan kebersihan Lingkungan, apalagi kelurahan Way Dadi Baru merupakan salah satu kelurahan berpredikat kelurahan terkotor di Kota Bandar Lampung”, tambah Heri

- Advertisement -

Di Sela-sela kegiatan turut hadir Lurah Eka Fitriandy, ST selaku kepala Kelurahan Way Dadi Baru didampingi oleh Bakarudin selaku Kepala Lingkungan setempat dan dikawal oleh puluhan anggota Linmas Kelurahan Way Dadi Baru.

Sempat terjadi perbincangan antara warga dan lurah Eka, mereka sepakat mencari sumber menumpuknya sampah di wilayah tersebut. Hasil penelusuran warga ternyata sampah yang menumpuk di wilayah tersebut adalah hasil dari pembuangan sampah yang dilakukan oleh penghuni kontrakan di wilayah tersebut.

Lurah Eka didampingi oleh kepala lingkungan, ketua LPM dan aparat kelurahan lainnya melakukan sosialisasi terhadap penghuni kontrakan yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Untuk diketahui kontrakan yang diduga menjadi sumber masalah adanya sampah yang tidak dikelola dengan baik, terdiri lebih dari 10 kamar kontrakan.

Saat dilakukan sosialisasi, sejumlah penghuni kontrakan mengatakan bahwa mereka sudah berkordinasi dengan pemilik/pengelola kontrakan dalam hal lokasi tempat pembuangan sampah mereka. Penghuni kontrakan mengaku bahwa mereka sudah diperbolehkan untuk membuang sampah dilahan kosong yang berada disamping Kontrakan yang mereka tempati.

Namun dengan keberadaan sampah dilahan tersebut justru mengganggu lingkungan permukiman warga sekitar. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya kekecewaan warga terhadap kepemimpinan ketua RT. 04 yang tidak memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar permukiman warga yang tentunya menjadi sumber terjadinya pencemaran Lingkungan bagi warga sekitar lokasi pembuangan sampah tersebut.

Dari hasil video kiriman warga yang sampai ke redaksi Media Rilis Indonesia, Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat kecewa atas kepemimpinan ketua RT. 04 Kelurahan Way Dadi Baru yang tidak memperhatikan adanya masalah yang terjadi dilingkungan RT. 04.

“Masalah kebersihan ini adalah masalah dasar yang harusnya bisa segera teratasi bila pengelolaan sampah di lingkungan RT. 04 dipehatikan dengan baik dan dijalankan dengan benar”, ujar warga tersebut.

“Selain berterimakasih kepada RT. 07, kami warga RT. 04 merasa malu melihat lingkungan RT. 04 dibandingkan dengan lingkungan RT. 07, dimana ketua RT. 04 dianggap kurang peduli terhadapa permasalahan yang terjadi”, tambah warga tersebut


“Jangan ambil honornya saja, tapi tidak perduli dengan lingkungan, tolong warga RT. 04, fikirkan sosok calon RT kedepan”, tambah warga tersebut dengan nada geram.

Saat Sosialisasi terhadap penghuni kontrakan berlangsung, sejumlah warga menghimbau agar seluruh penghuni kontrakan keluar dan bisa mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Namun, tak diduga disalah satau kamar kontrakan didapati pasangan muda mudi yang diduga bukan suami istri sedang berada dalam satu kamar kontrakan yang sama. Tentu hal ini menambah kegeraman sejumlah warga. Namun beruntung emosi warga yang timbul  dapat diredam oleh aparat lingkungan setempat. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan , warga segera melapor ke POLISI SEKTOR (POLSEK) SUKARAME untuk segera mengamankan pasangan muda mudi yang diduga bukan suami istri tersebut.

Dengan didapatinya pasangan muda mudi yang diduga bukan suami istri tersebut tentunya menambah kekecewaan warga terhadap pemilik/pengelola kontrakan tersebut, dan menambah kekecewaan warga terhadap kepemimpinan ketua RT. 04 yang kurang tanggap atas kejadian tersebut. Warga sangat menyesali kenapa serangkaian kejadian hari ini terjadi di RT. 04, kelurahan Way Dadi Baru, kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung. (Red)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *