RILIS INDONESIA.Com, Lampung – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lampung Selatan kembali menyalurkan bantuan sosial bagi warga rentan. Kali ini, bantuan diserahkan kepada Fitria Novita Rahmah, warga Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas, yang mengalami kelumpuhan.
Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang masuk dalam kategori 12 Pemerlu Atensi Sosial (12 PAS) atau kelompok rentan.
Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan, Puji Sukanto, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kelompok sasaran program ATENSI meliputi anak-anak rentan, penyandang disabilitas, lansia terlantar, perempuan rentan, korban kekerasan, korban penyalahgunaan napza dan HIV/AIDS, fakir miskin, warga binaan, hingga masyarakat berpenghasilan rendah.
“Program ATENSI ini tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga dukungan menyeluruh seperti perawatan sosial, pelatihan vokasional, hingga terapi mental dan spiritual. Harapannya, penerima manfaat bisa hidup lebih mandiri dan berdaya,” ujar Puji Sukanto, Kamis (10/10/2025).
Ia menambahkan, jenis layanan yang diberikan dalam program ATENSI cukup beragam. Selain dukungan pemenuhan kebutuhan hidup layak, juga mencakup asistensi sosial serta dukungan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
Untuk wilayah Kabupaten Lampung Selatan, pelaksanaan program ATENSI berada di bawah koordinasi Sentra Terpadu Inten Suweno (STIS) Bogor yang bernaung di bawah Kemensos RI.
Lebih lanjut, Puji Sukanto menjelaskan bahwa pendekatan layanan ATENSI dibagi menjadi tiga basis utama, yakni residensial, keluarga, dan komunitas.
Layanan residensial diberikan bagi penerima manfaat yang membutuhkan perlindungan penuh.
Layanan berbasis keluarga mendorong peran aktif keluarga dalam penyelesaian masalah sosial.
Sedangkan layanan berbasis komunitas menitikberatkan pada dukungan lingkungan sekitar agar proses rehabilitasi sosial bisa berjalan berkelanjutan.
Sebagai bentuk nyata dari program tersebut, Dinsos Lampung Selatan menyalurkan bantuan nutrisi, biaya operasional, dan kasur decubitus untuk Fitria Novita Rahmah. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta membantu pemulihan kondisi Fitria.
“Kami ingin memastikan bahwa warga rentan, terutama penyandang disabilitas dan masyarakat dengan keterbatasan, tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan. Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” pungkas Puji Sukanto.
Dengan adanya program ini, Dinsos Lampung Selatan terus berupaya memperkuat pelayanan sosial dan memperluas jangkauan bantuan agar masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaat langsung dari program pemerintah.
(HP)

