RILIS INDONESIA.Com~Kotabumi, Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., bergerak cepat memfasilitasi ruang dialog guna menyelesaikan kesalahpahaman yang sempat terjadi antara beberapa pemuda Desa Pekurun dengan personil TNI AD Brigif 4. Mediasi yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut digelar pada Kamis (4/6/2026) malam.
Langkah responsif ini turut dihadiri oleh Komandan Kodim 0412/LU Letkol Roni Faturohman, perwakilan Korem 043/Gatam, Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lampung Utara, Kepala Desa Pekurun dan Pekurun Tengah, Perangkat Desa, serta perwakilan dari kedua belah pihak yang terkait.Kronologi dan Duduk PerkaraPeristiwa bermula dari kesalahpahaman di kawasan Bendungan Way Rarem, Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun, pada Kamis sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Saat itu, salah seorang warga yang melintas menggunakan sepeda motor dengan suara knalpot yang cukup nyaring mendapat teguran dari personil yang sedang berada di lokasi. Teguran tersebut sempat memicu respons spontan hingga berujung pada perselisihan fisik di lapangan.
Guna memastikan kondisi tetap kondusif, Perangkat Desa setempat segera membawa delapan pemuda yang terlibat ke RSUD Ryacudu Kotabumi untuk mendapatkan penanganan medis dan memastikan kesehatan mereka dalam kondisi baik.Kesepakatan Damai Melalui Musyawarah AdatMelalui ruang mediasi yang diinisiasi oleh Bupati dan Dandim, kedua belah pihak sepakat untuk menurunkan ego dan menyelesaikan persoalan ini dengan kepala dingin.
Hasil Kesepakatan Mediasi:Tanggung Jawab Medis: Pihak-pihak terkait berkomitmen untuk mengawal dan bertanggung jawab penuh terhadap seluruh proses pengobatan para pemuda yang terluka.
Penyelesaian Adat: Persoalan ini disepakati untuk diselesaikan secara tuntas dan kekeluargaan melalui mekanisme musyawarah adat setempat.(Red)

