Serangan Drone Rusia Lumpuhkan Jembatan Utama, Kyiv Macet Parah

Redaksi MRI
Oleh
1 Menit Baca
Iustrasi drone. (Foto: Russian Defence Ministry via Reuters/MRI)

RILIS INDONESIA.Com – Kyiv, – Arus lalu lintas di Kyiv, ibu kota Ukraina, macet total pada Jumat (2/10/2026) setelah salah satu jembatan utama ditutup akibat serangan drone Rusia. Pembatasan juga diberlakukan di jembatan lainnya.

Dilansir AFP, antrean panjang kendaraan, baik mobil maupun bus, terlihat di sejumlah ruas jalan utama Kyiv. Para pengguna jalan mencari rute alternatif setelah akses di sejumlah jembatan dibatasi.

Kemacetan parah terjadi setelah Jembatan Selatan ditutup total untuk lalu lintas di kedua arah. Jembatan tersebut merupakan salah satu dari delapan jembatan yang menghubungkan sisi timur dan barat Kyiv melintasi Sungai Dnipro.

Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan Jembatan Paton yang berada lebih jauh ke utara hanya dibuka untuk lalu lintas satu arah. Namun, tidak ada laporan mengenai serangan yang menghantam jembatan tersebut.

- Advertisement -

Serangan drone Rusia menghantam struktur penyangga Jembatan Selatan pada Kamis (1/10). Jembatan kemudian ditutup sementara untuk pemeriksaan kondisi struktur.

Jembatan sempat kembali dibuka untuk lalu lintas dan layanan kereta Metro. Namun, serangan drone kembali terjadi berulang kali pada Kamis malam hingga Jumat dini hari.

Klitschko mengatakan serangan kedua pada Kamis malam merusak salah satu pilar jembatan, permukaan jalan, serta pembatas beton pelindung di sepanjang jalur kereta bawah tanah. (detikcom/MRI)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *