RILIS INDONESIA.COM – BANDAR LAMPUNG — Ketua Gerakan Anti Narkoba dan Miras Nasional (GANMN) Pusat, Dr. Hj. Anita Putri, S.H., M.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada dr. Lukman Pura, Sp.PD., K-GH., MHSM., FINASIM, atas pelantikannya sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek. Momentum pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pelayanan kesehatan sekaligus membuka ruang sinergi lintas sektor untuk menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba dan minuman keras (miras) di tengah masyarakat.
Ucapan tersebut menjadi bentuk dukungan GANMN Pusat terhadap kepemimpinan baru RSUD Abdul Moeloek, salah satu institusi pelayanan kesehatan yang memiliki peran penting bagi masyarakat Lampung. GANMN berharap direktur yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan profesionalisme, serta membawa rumah sakit semakin maju dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Ketua GANMN Pusat, Dr. Hj. Anita Putri, menegaskan bahwa persoalan narkoba dan miras tidak dapat dipandang semata-mata sebagai persoalan hukum. Dampaknya juga berkaitan erat dengan kesehatan fisik dan mental, ketahanan keluarga, produktivitas masyarakat, serta masa depan generasi muda. Karena itu, diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk institusi pelayanan kesehatan, organisasi masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum.
“Selamat dan sukses kepada dr. Lukman Pura atas amanah baru sebagai Direktur RSUD Abdul Moeloek. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin serta membawa pelayanan kesehatan di Lampung semakin baik. GANMN Pusat siap bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan miras demi melindungi masyarakat dan menyelamatkan generasi bangsa,” demikian pesan yang disampaikan dalam ucapan selamat tersebut.
Menurut perspektif GANMN, rumah sakit memiliki posisi penting dalam membangun pendekatan yang menyeluruh terhadap persoalan penyalahgunaan narkoba. Penanganan tidak cukup hanya berfokus pada dampak yang muncul ketika seseorang mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga perlu diperkuat melalui edukasi, deteksi dini sesuai kewenangan tenaga kesehatan, pendampingan, serta rehabilitasi medis bagi pasien yang membutuhkan.
Dalam konteks tersebut, sinergi antara GANMN dan RSUD Abdul Moeloek berpotensi menjadi bagian dari upaya memperluas kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba dan konsumsi miras yang berisiko. Kolaborasi dapat diarahkan pada kegiatan penyuluhan kesehatan, kampanye pencegahan di lingkungan pendidikan dan masyarakat, edukasi bagi keluarga, serta penyebaran informasi mengenai akses layanan kesehatan yang tepat bagi individu yang mengalami masalah ketergantungan.
Dr. Hj. Anita Putri menilai bahwa pencegahan harus dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Keluarga, sekolah, organisasi sosial, tenaga kesehatan, dan pemerintah perlu mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing. Dengan pendekatan yang terkoordinasi, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami risiko penyalahgunaan narkoba dan miras, tetapi juga mengetahui langkah yang tepat untuk mencari pertolongan tanpa stigma dan diskriminasi.
Di sisi lain, kepemimpinan baru RSUD Abdul Moeloek diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik melalui peningkatan mutu pelayanan, tata kelola yang baik, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia kesehatan. Rumah sakit sebagai institusi pelayanan publik dituntut untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan yang berkembang.
GANMN Pusat memandang bahwa komitmen antinarkoba harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sebatas slogan atau seremonial. Edukasi berkelanjutan, kepedulian terhadap kelompok rentan, dukungan terhadap pemulihan pasien, dan koordinasi antarlembaga merupakan bagian penting dari upaya membangun lingkungan yang lebih sehat dan aman.
Meski demikian, setiap bentuk kerja sama harus tetap mengedepankan aturan yang berlaku, menghormati kewenangan masing-masing lembaga, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Sinergi yang baik bukan hanya mempertemukan berbagai pihak dalam satu kegiatan, melainkan menghasilkan program yang terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata.
Ucapan selamat kepada dr. Lukman Pura tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa tantangan kesehatan masyarakat membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan dukungan bersama. GANMN Pusat menyatakan kesiapannya untuk membangun komunikasi dan menjajaki peluang kolaborasi dengan RSUD Abdul Moeloek sesuai kebutuhan dan kewenangan masing-masing pihak.
Kini, harapan terhadap kepemimpinan baru bukan hanya tertuju pada peningkatan pelayanan rumah sakit, tetapi juga pada terbukanya peluang kerja sama yang lebih luas untuk memperkuat kesadaran kesehatan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, GANMN Pusat berharap upaya pencegahan narkoba dan miras di Lampung dapat semakin diperkuat demi melindungi generasi muda, menjaga ketahanan keluarga, dan mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, serta bebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Bagi GANMN Pusat, momentum ini menjadi pengingat bahwa perjuangan melawan narkoba dan penyalahgunaan miras memerlukan komitmen jangka panjang. Dukungan terhadap pimpinan baru RSUD Abdul Moeloek diharapkan menjadi awal komunikasi positif menuju kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Lampung.(Red)
