RILIS INDONESIA.Com, Lampung – Prof. Dr. Hieronymus Soerjatisnanta, S.H., M.H., akademisi hukum Universitas Lampung (Unila), menyoroti insiden demonstrasi di Jakarta yang mengakibatkan meninggalnya seorang pengemudi ojek online, Sabtu (30/8/2025).
Mengawali pernyataannya, Prof. Tisna menyampaikan belasungkawa yang mendalam.
“Kami selaku akademisi hukum turut berbelasungkawa atas peristiwa yang terjadi dalam demonstrasi di Jakarta. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan kekuatan,” ucapnya.
Ia menekankan pentingnya menyeimbangkan kebebasan berekspresi dengan kedewasaan, tanggung jawab sosial, serta empati terhadap sesama.
“Kita harus menghargai kebebasan mahasiswa dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun, insiden ini harus ditanggapi secara dewasa. Kebebasan berpendapat perlu diwujudkan dalam suasana damai dan aspiratif, dengan mempertimbangkan kondisi semua pihak, termasuk aparat keamanan yang bertugas sejak pagi hingga malam dalam keadaan lelah,” jelas Prof. Tisna.
Prof. Tisna juga mengapresiasi respons cepat kepolisian yang telah mengamankan dan memproses tujuh orang pelaku terkait insiden tersebut.
“Proses hukum membutuhkan waktu, sehingga masyarakat diharapkan percaya pada mekanisme yang berjalan. Kepolisian telah bertindak profesional dengan mengamankan pelaku serta melakukan pendalaman atas kejadian tersebut,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Prof. Tisna menyampaikan harapan bagi bangsa dan seluruh pihak yang terlibat.
“Semoga negara kita senantiasa dalam kondisi sentosa dan selamat. Mahasiswa, masyarakat, serta aparat penegak hukum juga selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan perannya masing-masing demi mewujudkan kesejahteraan bersama,” tutupnya.
Sebagai akademisi hukum Unila, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kedamaian serta menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.(Red)

