Hampir 6 Bulan Hiruk Pikuk, Warga Pertanyakan Peran BPD Sinar Palembang yang Bungkam

Mika Prathama A.Md

RILIS INDONESIA.Com, Lampung – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sejatinya memegang peran penting sebagai penyambung aspirasi warga sekaligus mitra Pemerintah Desa (Pemdes) dalam menjaga harmoni desa. Namun, warga Desa Sinar Palembang, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, justru menilai peran BPD di desanya nyaris tidak terlihat.

Hampir enam bulan berbagai persoalan mencuat, mulai dari unjuk rasa, penyegelan kantor desa, hingga laporan dugaan korupsi Dana Desa (DD) ke Kejaksaan Negeri, Inspektorat, Dinas PMD, dan Bupati Lampung Selatan. Sayangnya, BPD disebut-sebut hanya diam, tak menunjukkan sikap jelas.

Hal ini disampaikan Sudaryanto, salah satu warga desa, yang mempertanyakan peran BPD dalam menghadapi situasi genting.

“Saya heran, dengan adanya gejolak seperti unjuk rasa dan penyegelan kantor desa, tindakan BPD selaku wakil warga apa? Jangan hanya diam,” ujar Sudaryanto, Kamis (2/10/2025).

- Advertisement -

Menurutnya, sikap pasif BPD justru memicu krisis kepercayaan masyarakat.

“BPD seperti masa bodoh. Padahal kalau terus dibiarkan, persoalan desa bisa jadi bom waktu yang siap meledak kapan saja,” tegasnya.

Warga berharap BPD mampu keluar dari tekanan, berani menegur Pemdes jika ada indikasi penyimpangan, serta aktif merespon suara masyarakat.

“Jangan hanya sebatas mengawasi keuangan desa dan menerima gaji. Semua aspek mulai dari sosial, budaya, hingga kinerja aparatur desa harus diawasi. Kalau ada suara sumbang warga, harus segera direspon,” sambungnya.

Ia juga mengingatkan, BPD seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas desa.

“BPD jangan sampai seperti ‘sapi ompong’. Kalau ada kegiatan desa mereka tahu, tapi kalau ada masalah malah pura-pura tidak tahu,” sindirnya.

Sudaryanto bahkan menuding sikap bungkam BPD menimbulkan kecurigaan adanya “main mata” dengan Kepala Desa Sukoco.

“Kami punya hak mempertanyakan masalah desa. Kalau BPD diam saja, wajar kalau warga curiga,” ucapnya.

Ia menambahkan, jika kondisi ini terus dibiarkan, bisa memicu tindakan spontan warga yang sulit dikendalikan.

“Kesabaran kami sudah di ambang batas. Jangan sampai warga bertindak sendiri karena BPD tidak mau ambil sikap,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak BPD Desa Sinar Palembang terkait sorotan warga tersebut.

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *