RILIS INDONESIA.Com, Lampung – Pembangunan breakwater lanjutan yang membentang di pesisir Desa Banding hingga Desa Canti, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga awal Oktober 2025, progres fisik proyek yang menjadi bagian dari Program Strategis Nasional ini telah mencapai 22 persen.
Proyek tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dengan nilai kontrak sebesar Rp27,07 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025. Pekerjaan dimulai sejak 20 Agustus 2025 dan ditargetkan rampung dalam waktu 134 hari kalender.
Breakwater Banding–Canti dibangun untuk melindungi garis pantai dari abrasi dan gelombang tinggi, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan sektor perikanan masyarakat pesisir Rajabasa. Selain berfungsi sebagai pelindung pantai, struktur breakwater ini juga akan menjadi tambatan aman bagi perahu nelayan.

Beberapa fokus utama pekerjaan saat ini meliputi leveling, pengecoran buis beton dan cyklop, serta pemasangan amor, yang seluruhnya dilaksanakan dengan standar teknis ketat.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ketut Purne, S.T., M.T., menjelaskan bahwa meski cuaca di wilayah pesisir sering berubah, pelaksanaan proyek tetap berjalan sesuai jadwal.
“Kami memastikan setiap tahapan pekerjaan diawasi secara cermat. Kualitas konstruksi, efisiensi waktu, dan keselamatan kerja menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan proyek ini,” ujar Ketut.
Di lapangan, tim teknis yang dipimpin Paramuda Wira Negara, S.T., bersama Direksi Lapangan Adhe Ilham, S.T., dan Pelaksana Proyek Umar, terus melakukan penyesuaian metode kerja agar progres tetap stabil. Koordinasi intensif antara pihak pelaksana dan pengawas memastikan pekerjaan berjalan efektif, aman, dan sesuai spesifikasi teknis.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja BBWS Mesuji Sekampung, Samuel Triatmoko, menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur pesisir ini tidak hanya berorientasi pada perlindungan lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
“Kami melibatkan masyarakat sekitar dalam kegiatan proyek, baik sebagai tenaga kerja maupun penyedia logistik. Dengan begitu, manfaat pembangunan ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir,” jelasnya.
Pembangunan breakwater Banding–Canti diharapkan selesai tepat waktu dan memberikan perlindungan maksimal terhadap ancaman abrasi serta gelombang ekstrem, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir dari dampak perubahan iklim dan potensi bencana alam.
Data Teknis Proyek Breakwater Banding–Canti
Pelaksana BBWS Mesuji Sekampung – Kementerian PUPR
Nilai Kontrak Rp27.073.792.190,69
Sumber Dana APBN 2025
Tanggal Mulai 20 Agustus 2025
Durasi Pekerjaan 134 hari kalender
Progres Terkini 22%
PPK Ketut Purne, S.T., M.T.
Tim Teknis Paramuda Wira Negara, S.T.
Direksi Lapangan Adhe Ilham, S.T.
Pelaksana Proyek Umar
Kepala Satker Samuel Triatmoko.(HP)

