RilisIndonesia.com – Bandar Lampung – Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan Ekspedisi Gadjah Lampung, yang diinisiasi oleh mahasiswa UGM asal Provinsi Lampung. Pernyataan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Jadi ke-14 Gadjah Lampung yang digelar pada Sabtu (27/12/2025) di sebuah coffee shops satu area dengan kantor Sekretariat KAGAMA Pengda Lampung di kawasan Kota Sepang, Bandar Lampung.
Ketua Harian Pengurus KAGAMA Lampung, Andri Restuni Nufiar, hadir mewakili Ketua Pengurus Daerah KAGAMA Lampung, Qodratul Ikhwan.
Dalam keterangannya, Andri mengapresiasi semangat dan inisiatif para mahasiswa yang tergabung dalam Gadjah Lampung dalam merancang program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“ Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan, apresiasi, dan semangat terhadap gerakan adik-adik mahasiswa terkait Inisiatif mereka dalam menyelenggarakan Ekspedisi Gadjah Lampung mencerminkan nilai-nilai luhur yang menjadi Motto KAGAMA yaitu Guyub, Rukun, Migunani, Saklawase yang berarti kebersamaan, harmoni, dan kebermanfaatan yang berkelanjutan,” ujar Andri.
‘Ia menambahkan, program ini juga selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek perluasan akses pendidikan di daerah. Mahasiswa secara aktif menyasar siswa kelas 3 SMA di berbagai wilayah Lampung untuk memberikan motivasi, edukasi untuk meneruskan ke Perguruan Tinggi serta informasi jalur masuk UGM.
Selain bidang Pendidikan, Ekspedisi Gadjah Lampung juga mencakup kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan, salah satunya seperti penanaman pohon Aren di kawasan rawan longsor di Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, serta rencana donor darah dan kegiatan sosial lainnya.
“Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) berkomitmen untuk terus mendukung gerakan ini.
” Kami siap memfasilitasi serta berkolaborasi lintas sektor agar program ini terlaksana secara berkesinambungan,sehinga semakin luas jangkauannya dan berdampak nyata bagi masyarakat selaras dengan Motto KAGAMA, “Guyub, Rukun, Migunani, Saklawase” tegas Andri.
Ia berharap para mahasiswa tak hanya fokus pada pencapaian akademik semata, tetapi juga aktif berperan dalam proses pembangunan daerah melalui aksi nyata yang inklusif dan berkelanjutan.(Red)

