RILIS INDONESIA.Com, Lampung — Komitmen pemberantasan narkoba yang digaungkan pemerintah di era Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh nasional.
Dukungan itu salah satunya datang dari Dr. Hj. Rina Marlina yang melakukan kunjungan ke Rumah Edukasi Anti Narkoba di Kabupaten Way Kanan, pusat edukasi tersebut menjadi pionir di daerah itu. Senin (20/04/26)
Usai kunjungan, Umi Rina — sapaan akrabnya — menilai keberadaan rumah edukasi ini sebagai langkah konkret dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba yang merusak fisik, mental, hingga masa depan.
“Menurut saya, hadirnya Rumah Edukasi Anti Narkoba di Way Kanan menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga generasi muda dari pengaruh buruk narkoba. Ini patut kita apresiasi bersama,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga edukasi dan pengawasan berkelanjutan.
“Program-program yang dirancang sangat baik, tidak hanya memberantas, tapi juga membangun kesadaran. Ini bisa menjadi pemicu bagi generasi muda untuk menjauhi narkoba,” tambahnya.
Menurut Rina, edukasi yang dilakukan secara masif mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pemuda di Way Kanan, terhadap bahaya narkoba.
“Ini harus kita dukung bersama. Pemerintah tidak main-main dalam pemberantasan narkoba. Jika dilakukan konsisten, bukan tidak mungkin kita bisa mewujudkan lingkungan yang benar-benar bersih dari narkoba,” tegasnya.
Kunjungan tersebut disambut Wakil Ketua DPC GRANAT Way Kanan drh. M. Yazid dan Kepala Sekolah Rumah Edukasi Anti Narkoba Yoni Aliestiadi. Hadir pula jajaran pengurus lainnya, di antaranya Risada Nuryanti, Ahmad Shali Akbar, Very Lumut, Tri Rahman, dan Alius. (**)

