Sabrimen Nahkodai IKTD Lampung 2026-2031, Musda X Berlangsung Sukses

ELVIANA.A.Md.KL
2 Menit Baca
Foto (Istimewa.MRI.Com )

RILIS INDONESIA.Com – Bandar Lampung – Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Provinsi Lampung, perkumpulan warga Lampung asal Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, telah sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-X pada Sabtu, 27 September 2026, bertempat di Hotel Emersia Bandar Lampung.

Musda ke-X merupakan institusi pengambilan keputusan tertinggi organisasi di tingkat provinsi. Agenda utama musyawarah meliputi penetapan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), penetapan program kerja, pengesahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode sebelumnya, serta pemilihan dan penetapan Ketua Umum IKTD Provinsi Lampung periode 2026-2031.

Melalui musyawarah yang berlangsung demokratis dan penuh kekeluargaan, Saudara Sabrimen, S.Ag., M.H. terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum IKTD Provinsi Lampung periode 2026-2031. Hal tersebut disampaikan oleh Sahrin, S.E., selaku Sekretaris Organizing Committee (OC) Musda ke-X.

Ketua Steering Committee (SC) yang juga Dewan Pakar IKTD Provinsi Lampung, Prof. Faisal, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan sebelumnya serta harapan besar kepada kepengurusan baru.

- Advertisement -

Sebelumnya, IKTD Provinsi Lampung dipimpin oleh Ibu Hj. Merry Warti, S.E. selama dua periode. Di bawah kepemimpinannya, IKTD menorehkan kiprah sosial dan keagamaan yang luas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Beberapa di antaranya adalah bantuan kemanusiaan untuk korban kebakaran Pasar Bakauheni (2021), banjir bandang Sidomulyo Lampung Selatan (2022), dan banjir Kota Bandar Lampung (2025). Untuk kampung halaman di Sumatera Barat, IKTD menyalurkan bantuan untuk banjir bandang Pesisir Selatan (2025) serta banjir bandang dan galodo di Kabupaten Tanah Datar (2025). Di luar Pulau Sumatera, IKTD juga menyalurkan bantuan untuk bencana di Poso dan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

Selain tanggap bencana, IKTD juga aktif dalam kegiatan keagamaan dan pendidikan, yakni dengan mendirikan Pondok Tahfiz Quran serta memberikan beasiswa kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa asal Tanah Datar.

“Dengan semangat pepatah Dima Bumi Dipijak, Disinan Langik Dijunjuang, diharapkan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Saudara Sabrimen dapat mengikuti jejak kepemimpinan sebelumnya, bahkan lebih maju dan lebih bersemangat dalam membesarkan IKTD di Provinsi Lampung,” ujar Prof. Faisal.

Musda ke-X ditutup dengan foto bersama seluruh peserta sebagai simbol persatuan dan kekeluargaan perantau Tanah Datar di Provinsi Lampung.(Red)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *