RILIS INDONESIA.Com – JAKARTA – Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB.
Kedua tim sama-sama berstatus juara grup. Indonesia memuncaki Grup A, sedangkan Thailand finis di posisi teratas Grup B. Final ini menjadi penentuan gelar pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup.
Menariknya, statistik perjalanan kedua tim menuju final menunjukkan sejumlah perbedaan.
Indonesia Belum Terkalahkan
Indonesia menjalani tiga pertandingan di fase grup dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Skuad asuhan John Herdman menang atas Singapura dan Bangladesh, serta bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia.
Kemenangan terbesar Indonesia terjadi pada laga terakhir Grup A ketika mengalahkan Bangladesh dengan skor 9-2. Hasil tersebut memastikan Indonesia finis di posisi pertama karena unggul produktivitas gol atas Malaysia.
Secara keseluruhan, Indonesia mencetak 11 gol dan kebobolan dua gol dalam tiga pertandingan, dengan dua clean sheet.
Mitchell Baker menjadi pencetak gol terbanyak Indonesia dengan lima gol. Rizky Ridho, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, Luke Vickery, Justin Hubner, dan Kevin Diks masing-masing menyumbangkan satu gol.
Thailand Punya Pertahanan Lebih Rapat
Thailand juga meraih dua kemenangan dalam tiga pertandingan, tetapi mengalami satu kekalahan. The War Elephants mengawali perjalanan dengan kemenangan atas Pakistan dan kemudian mengalahkan Vietnam 1-0. Pada pertandingan terakhir Grup B, Thailand kalah 1-2 dari Filipina.
Meski kalah pada laga terakhir, Thailand tetap berada di puncak Grup B dan memastikan tiket ke final.
Thailand mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan satu gol dalam tiga pertandingan. Mereka juga mencatat dua clean sheet.
Teerasak Poeiphimai menjadi pencetak gol terbanyak Thailand dengan dua gol. Chaiyaphon Odtong, Iklas Sanron, Jude Soonsup-Bell, dan Sarach Yooyen masing-masing mencetak satu gol.
Perbandingan
Dari sisi produktivitas, Indonesia mencetak 11 gol, lebih banyak empat gol dibanding Thailand yang mengoleksi tujuh gol. Namun, Thailand memiliki catatan kebobolan yang lebih sedikit, baru kemasukan satu gol, sedangkan Indonesia kebobolan dua kali.
Kedua tim sama-sama mencatat dua clean sheet dari tiga pertandingan. Dengan demikian, Indonesia memiliki catatan tidak terkalahkan dan lebih produktif, sedangkan Thailand memiliki pertahanan yang lebih ketat.
Duel Dua Pelatih Inggris
Pertandingan ini juga mempertemukan dua pelatih asal Inggris, John Herdman di kubu Indonesia dan Anthony Hudson di Thailand. Herdman mengatakan dirinya antusias menghadapi Hudson yang pernah berhadapan dengannya ketika menangani Kanada, sementara Hudson menjadi bagian dari staf kepelatihan Amerika Serikat.
