Dinkes Bandar Lampung Tetap Awasi Sekolah Meski Tak Dilibatkan Penuh Dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Mika Prathama A.Md

RILIS INDONESIA.Com, Bandar Lampung – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, mengungkap fakta mengejutkan mengenai pihaknya tidak pernah dilibatkan secara penuh dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya.

Hal itu disampaikannya saat bertemu awak media di kantornya di Jl. Way Pengubuan No.4, Pahoman, Selasa (11/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Muhtadi menjelaskan bahwa sejak awal, dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) — yakni Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) tidak dilibatkan secara langsung, baik secara lisan maupun tertulis, dalam mekanisme pengawasan MBG.

- Advertisement -

“Walaupun tidak dilibatkan, kami tetap memantau seluruh sekolah. Apalagi setelah ada kejadian keracunan, Wali Kota memerintahkan kami untuk lebih aktif mengawasi MBG sampai ke sekolah,” tegas Muhtadi.

Menurutnya, pelaksanaan MBG berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi, yang wilayah kerjanya meliputi Lampung dan Bengkulu. Namun, dalam hal pengawasan dan pembinaan dapur MBG, Dinas Kesehatan tidak mendapat dukungan anggaran dari pusat.

Muhtadi juga mengungkapkan, di kota bandar Lampung terdapat 89 Sekolah Pelaksana Program Gizi (SPPG), dengan 75 di antaranya sudah beroperasi aktif.

Menutup pertemuan, Muhtadi menyampaikan pesan penting kepada insan pers.

“Kami berharap rekan-rekan media bisa membantu melakukan fungsi kontrol sosial. Pengawasan publik penting agar pelaksanaan MBG jelas, transparan, dan benar-benar berpihak pada masyarakat umumnya serta anak-anak sekolah penerima manfaat khusus nya ujarnya.(Tim)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *