Tak Henti Muncul, Sampah Liar di Jalur Protokol Tanjung Karang Pusat Disisir Tim UPT TKP PS DLH

Mika Prathama A.Md

RILIS INDONESIA..Com, Bandar Lampung — Sampah liar yang terus muncul di sejumlah titik penumpukan sepanjang jalan protokol wilayah Tanjung Karang Pusat kembali menjadi perhatian. Tim UPT Pengelolaan Sampah (UPT PS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung langsung bergerak melakukan penyisiran, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan armada Dumtruk, Satgas Carry, Satgas Hilux, dan Satgas Tosa. Tim menyisir titik-titik rawan sampah liar yang kerap menumpuk di bahu jalan utama meski sudah berulang kali dibersihkan.

Kepala UPT TKP PS DLH Hendto Rudyanto S.H., melaporkan kegiatan pada bapak Kadis, bapak Sekretaris, para Kabid, Ketua Forum, Bapak Camat, Bapak Sekcam, dan para Lurah. Tim Dumtruk, Satgas Carry, Satgas Hilux, dan Satgas Tosa UPT PS DLH Tanjung Karang Pusat hari ini melakukan penyisiran sampah liar di titik-titik penumpukan, tepatnya di jalan-jalan protokol Tanjung Karang Pusat yang tiada hentinya muncul sampah liar,” demikian laporan tim di lapangan.

Kepala UPT TKP PS DLH Tanjung Karang Pusat menyebut, penyisiran ini merupakan kegiatan rutin untuk menjaga kebersihan kawasan pusat kota. Meski petugas rutin mengangkut, timbulan sampah liar masih kerap ditemukan setiap hari.

- Advertisement -

“Ini jadi pekerjaan rumah bersama. Petugas kami setiap hari menyisir, tapi sampah liar tetap muncul. Kami harap warga tidak lagi membuang sampah sembarangan di pinggir jalan protokol,” ujarnya.

Selain mengangkut sampah yang berserakan, tim juga mendokumentasikan seluruh kegiatan dalam bentuk foto dan video sebagai laporan kepada pimpinan OPD, kecamatan, dan kelurahan.

DLH mengimbau masyarakat untuk membuang sampah pada tempat dan jam yang telah ditentukan. Keterlibatan warga sangat dibutuhkan agar jalur protokol tetap bersih, nyaman, dan bebas dari tumpukan sampah liar. (**)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *