RILIS INDONESIA.Com, Lampung – Dalam rangka memperingati Hari Preeklamsia Sedunia yang jatuh setiap tanggal 22 Mei, RSUD Jendral Ahmad Yani Metro menggelar serangkaian kegiatan kesehatan bertajuk “Breaking the cycle of Preeclampsia: Memutus Dampak Jangka Panjang, Menjaga Generasi Mendatang melalui Edukasi Berkelanjutan dan Kolaborasi Interprofesional”, pada Rabu (20/5/2026) di Aula Diklat rumah sakit setempat.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB ini menghadirkan narasumber ahli bidang kebidanan dan penyakit kandungan, dr. Trestyawaty, Sp.OG, Subsp. KFm, yang memaparkan pentingnya pemahaman dini, deteksi, dan penanganan tepat terhadap preeklamsia—salah satu komplikasi kehamilan yang berisiko mengancam nyawa ibu maupun janin.
Acara dibuka dengan seminar kesehatan yang membahas definisi, faktor risiko, gejala, hingga dampak jangka panjang preeklamsia bagi kesehatan ibu dan anak. Dilanjutkan sesi diskusi kasus, peserta diajak menelaah berbagai kasus nyata, tantangan penanganan di lapangan, serta pentingnya kerja sama antar tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan optimal.
Puncak kegiatan berupa demonstrasi langsung pemeriksaan Ultrasonografi (USG) pada ibu hamil berisiko tinggi. Langkah ini bertujuan melatih keterampilan tenaga kesehatan sekaligus memperlihatkan secara nyata bagaimana teknologi medis digunakan untuk memantau kondisi kehamilan dan mendeteksi dini potensi risiko preeklamsia.
Kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Bakti ke-118 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dengan semangat “IDI Berkemajuan, Melayani Bangsa dan Sejahtera Bersama”. Hal ini menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan tanggung jawab bersama seluruh tenaga medis demi kemajuan kesehatan bangsa.
Selain dihadiri tenaga kesehatan, kegiatan ini disiarkan langsung melalui kanal media sosial resmi RSUD Jendral Ahmad Yani Metro di Instagram, Facebook, dan YouTube agar jangkauan edukasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat umum.
Preeklamsia masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu dan bayi di Indonesia. Melalui tema “Check, Know, Share” yang diusung tahun ini, RSUD Jendral Ahmad Yani Metro mengajak seluruh masyarakat, terutama ibu hamil dan keluarga, untuk rutin memeriksakan kehamilan, mengenali tanda bahaya, dan saling berbagi informasi penting demi keselamatan ibu dan generasi penerus bangsa.
Pihak rumah sakit berkomitmen terus menyelenggarakan program edukasi kesehatan berkelanjutan dan memperkuat kolaborasi lintas profesi, guna memutus rantai dampak buruk preeklamsia serta mewujudkan pelayanan kesehatan ibu hamil yang aman, berkualitas, dan merata.(**)

