Rilis Indonesia.com – Jakarta – Suasana haru dan khidmat menyelimuti The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah, Sabtu (18/7/2026). Pernikahan Marcelino Socrates Ansanay dengan dr. Cristina Magdalena Purba, putra-putri Ketua Umum BaraJP Willem Frans Ansanay, dihadiri langsung oleh jajaran keluarga Presiden Ketujuh RI Joko Widodo.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama istri hadir tepat waktu pada acara pemberkatan pukul 10.00 WIB. Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu menjadi simbol kuat kedekatan BaraJP dengan Istana.
Sementara itu, Presiden Ketujuh RI Joko Widodo dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep hadir pada sesi resepsi pernikahan yang digelar pukul 18.00 – 20.00 WIB. Kehadiran ayah-anak tersebut melengkapi kemeriahan acara dan disambut antusias para tamu undangan.
Simbol Kekeluargaan BaraJP dan Keluarga Jokowi
Pernikahan yang dihadiri tokoh nasional ini dinilai menjadi penegasan eratnya hubungan BaraJP dengan keluarga besar Presiden Jokowi, Wapres Gibran, dan jajaran PSI.
“Kehadiran Bapak Wapres di pagi hari, lalu Bapak Jokowi dan Mas Kaesang di malam hari, ini bukan sekadar undangan. Ini bukti bahwa perjuangan ikhlas kami membesarkan BaraJP selama ini telah menyentuh hati keluarga besar,” ujar Willem Frans Ansanay di sela resepsi.
Ketum BaraJP mengaku terharu. Menurutnya, perhatian langsung dari keluarga Presiden menjadi energi baru bagi seluruh kader BaraJP di seluruh Indonesia.
“Saya sangat kaget dan terharu. Ternyata kerja ikhlas kami selama ini didengar dan dihargai. Ini kehormatan besar bagi keluarga besar BaraJP,” ucapnya.
Komitmen Kawal Prabowo-Gibran Hingga 2029
Dalam kesempatan itu, Willem Frans Ansanay menegaskan BaraJP akan terus solid dan bergerak satu komando mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran.
“BaraJP siap menjadi garda terdepan. Kami sudah membuktikan saat memenangkan Pak Jokowi 2 periode dan Prabowo-Gibran 2024. InsyaAllah 2029 kami siap kembali memenangkan Prabowo-Gibran,” tegasnya.
Ia berharap ikatan kekeluargaan yang telah terbangun antara BaraJP dan keluarga Presiden dapat terus terjaga dan menjadi penguat dalam mengawal program-program kerakyatan.
“Harapan kami, silaturahmi ini terus berlanjut. Bersama-sama kita kawal keberlanjutan pembangunan untuk Indonesia yang lebih maju,” pungkas Frans Ansanay. (Red).

