Bukan Cuma Warung: KDKMP Bakal Ada Klinik, Apotek, dan Cold Storage

NIZAR ROMHADON
2 Menit Baca

RILIS INDONESIA.Com – Jakarta, – Pemerintah menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak hanya berfungsi sebagai tempat penjualan sembako. Koperasi ini disiapkan untuk menjalankan peran yang lebih luas dalam mendukung perekonomian desa.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengatakan KDKMP akan berperan sebagai offtaker komoditas hasil produksi masyarakat, simpul logistik desa, penyalur berbagai program subsidi, hingga mendukung pelaksanaan program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Di tingkat desa, koperasi juga menghadirkan unit usaha seperti toko sembako, simpan pinjam, klinik desa, apotek, hingga gudang penyimpanan atau cold storage yang terhubung dengan BUMN dan mitra strategis lainnya,” ucap Zulhas, Rabu (5/8/2026), dilansir dari Kompas.com.

Zulhas yakin, apabila seluruh koperasi di berbagai daerah sudah benar-benar beroperasi, maka bisa menjadi motor ekonomi masyarakat dari akar rumput.

- Advertisement -

Ia juga mempertegas, bahwa diadakannya KDKMP bisa mendorong para petani dan nelayan yang ada di desa lebih mandiri. Selain itu, mereka juga memiliki daya tawar yang lebih kuat, serta rantai distribusi pangan bisa lebih singkat atau efisien.

Secara nasional, tercatat ada 83.382 koperasi yang sudah beroperasi dan telah berbadan hukum. Sedangkan 79.707 sudah memiliki akun Simkopdes dan 60.801 telah memiliki Nomor Induk Berusaha. Pada Agustus ini, pemerintah juga akan mempercapat pembangunan 35.000 unit koperasi di seluruh Indonesia.

sumber : (kompas/MriNews).

Total Views: 0
Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *