Kelangkaan Pertalite di Sungkai Utara Dikeluhkan Warga, Aktivitas Masyarakat Terganggu

REDAKSI MRI
Oleh
2 Menit Baca
Oplus_131072

RILIS INDONESIA.COM-LAMPUNG UTARA — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di sejumlah wilayah Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara, semakin dikeluhkan masyarakat. Kondisi tersebut dilaporkan terjadi di sejumlah desa, di antaranya Gedung Batin, Negara Batin, Baturaja, serta beberapa desa lainnya.Berdasarkan pantauan awak media pada Sabtu (10/10/2026). ketersediaan Pertalite di sejumlah wilayah tersebut dilaporkan sulit ditemukan.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga karena BBM menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari.Seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengungkapkan bahwa sulitnya memperoleh Pertalite telah menghambat berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pekerjaan hingga kegiatan ekonomi lainnya.

“Sulit dan langkanya BBM bersubsidi jenis Pertalite saat ini sangat mengganggu aktivitas kami. Kami berharap pasokan BBM kembali normal sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan Pertalite,” ujar warga tersebut kepada awak media.

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah untuk memastikan ketersediaan BBM di wilayah Kecamatan Sungkai Utara kembali normal. Selain itu, pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi juga dinilai penting agar penyalurannya tepat sasaran dan dapat dinikmati masyarakat yang berhak.

- Advertisement -

Masyarakat juga berharap adanya pengawasan terhadap dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi, apabila ditemukan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab sulitnya masyarakat mendapatkan Pertalite di sejumlah wilayah Kecamatan Sungkai Utara.

Masyarakat berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan serta mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut agar aktivitas warga tidak terus terganggu.(Red)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *