Warga dan RT Lingkungan 1 Kelurahan Talang Protes Kebijakan Lurah, RT Digabung Tapi Kaling Malah Ditambah

Mika Prathama A.Md
2 Menit Baca

RILIS INDONESIA.Com, BANDAR LAMPUNG – Rasa kecewa mendalam dirasakan pengurus RT di Lingkungan 1, Kelurahan Talang, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, Kamis (29/10/2026).

Penolakan ini mencuat menyusul kebijakan Lurah Talang yang menghapus dan menggabungkan wilayah RT tertentu ke wilayah RT lain, namun di sisi lain justru menambah Kepala Lingkungan (Kaling) yang baru saja dilantik.

Salah seorang Ketua RT setempat menyuarakan kekecewaannya atas keputusan lurah yang dinilai tidak berpihak pada struktur pelayanan warga di tingkat bawah.

“Kami merasa sangat kecewa dengan Ibu Lurah. Kenapa harus ada wilayah RT yang dihilangkan tetapi menambah Kaling baru yang baru saja dilantik,” ungkapnya.

- Advertisement -

Ia mempertanyakan urgensi penambahan Kepala Lingkungan di Kelurahan Talang dari dua menjadi tiga Kaling. Padahal, menurutnya, di kelurahan lain yang memiliki dua Kepala Lingkungan justru dibubarkan atau diefisienkan.

“Berpuluh-puluh tahun Kelurahan Talang hanya memiliki dua Kepala Lingkungan, namun kini justru ditambah,” ujarnya.

Peran Kaling Dipertanyakan

“Apa sih sebenarnya peran dan kerja Kepala Lingkungan? Selama saya menjabat sebagai RT, nyaris tidak ada kegiatan berarti yang dirasakan dari Kaling. Berbeda dengan Ketua RT yang mengepalai puluhan Kepala Keluarga (KK) dan harus bersiaga 24 jam untuk warga. Apapun persoalan di masyarakat, warga tahunya lapor ke RT, bukan ke Kepala Lingkungan,” tegasnya.

Kebijakan pembagian wilayah baru tersebut membagi beban kerja yang dinilai kurang proporsional:

  • Kepala Lingkungan 1: Membawahi 14 RT
  • Kepala Lingkungan 2: Membawahi 7 RT
  • Kepala Lingkungan 3 (baru dilantik): Membawahi 8 RT

Para pengurus RT berharap pihak Kelurahan Talang maupun Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat meninjau ulang kebijakan penataan wilayah dan penambahan Kepala Lingkungan tersebut agar tidak merugikan struktur pelayanan RT yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sehari-hari.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kelurahan Talang belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.(**)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *