Dusun Bumi Nyunyai di Lampung Utara Gelar Penanaman Serentak Bibit Kakao, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Redaksi MRI
182 Views
2 Min Read
2 Min Read

RILIS INDONESIA.Com – Lampung Utara, 18 April 2025 – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional serta mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, Dusun Bumi Nyunyai yang berada di wilayah Desa Kembang Tanjung, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, menggelar kegiatan pembagian dan penanaman bibit kakao secara serentak.

Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Kepala Dusun Bumi Nyunyai bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Maju Bersama”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (18/4) ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak dan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari warga.

Acara tersebut dihadiri oleh Camat Abung Selatan Dedi Irawan, S.Kom., MM, Kepala Desa Kembang Tanjung Fattahruloh Sa’ad beserta perangkat desa, serta unsur Forkopimcam seperti Kapolsek dan Danramil Abung Selatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, KUPT Pertanian, dan para penyuluh pertanian lapangan (PPL).

Sebanyak 350 bibit pohon kakao dibagikan kepada masyarakat. Kepala Dusun Supriyadi menjelaskan bahwa pengadaan bibit ini murni dari dana swadaya masyarakat melalui kas RT masing-masing, bukan dari bantuan pemerintah. “Setiap rumah menerima empat bibit pohon kakao untuk ditanam di pekarangan mereka. Harapannya, pohon-pohon ini bisa menjadi sumber ekonomi keluarga ke depan,” jelasnya.

- Advertisement -

Sementara itu, Ketua Gapoktan Maju Bersama, Dino Edi Septio, menambahkan bahwa 100 bibit tambahan telah dibagikan kepada delapan kelompok tani (Poktan) di seluruh Desa Kembang Tanjung. Ia menegaskan bahwa tanaman kakao dipilih karena selain perawatannya mudah, komoditas ini juga memiliki nilai jual yang menjanjikan. “Dari data tahun 2024, dengan 800 pohon kakao, potensi penghasilan bisa mencapai Rp100–300 juta per minggu, saat harga per kilogram mencapai Rp150 ribu,” jelasnya.

Inisiatif yang muncul dari warga ini mendapat apresiasi dari Camat dan Kepala Desa, yang menyebut program ini layak menjadi contoh bagi dusun dan desa lainnya di Kabupaten Lampung Utara.
“Kegiatan ini sangat positif. Tidak hanya mendukung penghijauan dan ketahanan lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat,” ujar Camat Dedi Irawan, diamini oleh Kepala Desa Fattahruloh.(TpN)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *