Pemenang “Muli Mekhanai” Lampung 2025, Dan Acara Grand Final Berjalan Sukses

Mika Prathama A.Md

RILIS INDONESIA.Com – Bandar lampung – Grand Final pemilihan Muli Mekhanai Lampung 2025 yang digelar di Graha Wangsa, Bandarlampung, Kamis (22/5/2025) malam berlangsung sukses.

Setelah melalui proses yang ketat, Muhammad Adit Bintang dari Kabupaten Tulang Bawang dan Marcheline Aurely dari Kota Bandarlampung dinobatkan sebagai pemenang Muli dan Mekhanai Provinsi Lampung 2025.

Sedangkan posisi runner up pertama, Raffles Riovaldi dari Kota Metro dan Friesty Vera dari Kabupaten Pesawaran. Selanjutnya, Muhammad Rafli Falih dari Kota Bandarlampung dan Marsha Aulia Putri Antoni dari Kota Metro keluar sebagai runner up kedua.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengucapkan selamat kepada para finalis Muli Mekhanai Lampung 2025. Dia mengatakan tugas para finalis baru saja dimulai, para pemenang akan menjadi duta pariwisata dan budaya untuk mempromosikan kekayaan-kekayaan Lampung, untuk menjadi provinsi yang naik kelas.

- Advertisement -

“Dengan cara apa, dengan cara yang fresh, dengan cara yang anggun, dengan cara yang elegan. Tadi saya melihat wajah-wajah para finalis yang mempunyai optimisme yang luar biasa. Saya yakin mereka siap untuk mengemban amanah sebagai duta pariwisatanya Lampung untuk menjadikan Lampung naik kelas di bidang wisata,” kata Jihan.

Di sisi lain dia juga mengapresiasi peningkatan kualitas ajang Muli Mekhanai dalam dua tahun terakhir yang dinilainya mengalami kemajuan signifikan. Menurutnya, faktor-faktor seperti meningkatnya profesionalisme, pemanfaatan digitalisasi, peningkatan kualitas peserta serta dukungan dari para pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan ini.

Dia berharap agar inovasi dan sinergi dengan komunitas lokal serta generasi muda terus diperkuat agar ajang ini tetap relevan dan berkelanjutan. “Ke depan, saya berharap agar inovasi terus dipertahankan dan lebih banyak pihak dilibatkan, termasuk komunitas lokal dan generasi muda, guna menjaga relevansi dan keberlanjutan acara ini,” ujarnya.

Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, berpesan untuk tidak sekadar tampil cantik atau gagah, melainkan wajah budaya, sekaligus semangat masa depan Provinsi Lampung.

“Jangan berhenti malam ini. Terus bersuara, terus berkontribusi dan terus promosikan kampung halaman tercinta kita. Biar dunia tahu, bahwa Provinsi Lampung pantas dikunjungi, pantas diinvestasikan dan pantas jadi destinasi impian,” kata dia.

Ajang tahunan yang telah diselenggarakan sejak tahun 1989 ini menjadi wadah untuk menjaring generasi muda terbaik Lampung guna menjadi duta pariwisata yang berdedikasi. Para finalis diharapkan dapat turut mempromosikan potensi pariwisata, budaya, serta ekonomi kreatif Provinsi Lampung di kancah nasional maupun internasional.

Tahun ini, sebanyak 46 finalis yang terdiri dari 24 Muli dan 22 Mekhanai, mewakili 13 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, berkompetisi setelah melalui seleksi di daerah masing-masing.(Mika)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *