Sakit Tak Berdarah, Gagal Menikah Meski Sudah Cetak Undangan  

4 Min Read

RILIS INDONESIA.COM – Bandar Lampung – Dikutip dari ringkasan AI, Gagal menikah, atau pembatalan rencana pernikahan, bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Penyebabnya bisa berasal dari masalah dalam hubungan itu sendiri, masalah keluarga, perbedaan prinsip, atau bahkan trauma masa lalu. Dampaknya bisa sangat emosional, termasuk rasa sedih, marah, dan kehilangan harapan, tetapi penting untuk bangkit dan belajar dari pengalaman tersebut. 

M. Safingi, seorang pria yang berprofesi sebagai Pewarta pada salah satu media yang ada di Kota Bandar Lampung, yang gagal menikah. Padahal segala persiapan sudah dilakukan. Kisah haru dialami oleh pria ini sempat diungkapkan curahan hatinya melalui akun TikTok @peipaysumatv.


Calon istrinya yang bernama Nv secara sepihak membatalkan rencana pernikahan meraka dengan alasan yang kurang dapat di terima akal sehat. Alasan Nv membatalkan pernikahan karena ingin mengurus anak.

Menurut Safingi, alasan yang dutarakan Nv tidak masuk akal, selama ini hubungan kami sudah direstui oleh orang tua, BPJS Kesehatan atas nama calon istri dan anaknya selama kami berhubungan saya bayarkan dengan teratur setiap bulannya untuk mengantisipasi apabila Nv atau anaknya mengalami gangguan kesehatan.

- Advertisement -

Saat pertemuan dua keluarga, Safingi juga telah menyerahkan lebih dari 6 kotak seserahan sebagai bukti keseriusan untuk menikahi Nv, walaupun Nv sudah memiliki anak. Safingi juga sudah mencetak sekitar 500 undangan acara resepsi pernikahan untuk disebarkan ke keluarga, kerabat, tetangga dan teman-teman.

Beberapa hari menjelang hari pernikahan, Safingi menyambangi kediaman Nv guna mengurus surat pengantar dari pihak Nv untuk melengkapi syarat di Kantor Urusan Agama, dimana rencana pernikahan mereka akan dilaksanakan di wilayah Korpri, kota Bandar Lampung. Namun saat itu Nv tidak berada dirumah, namun sedang berada dirumah salah satu kerabatnya.

Bagai mendengar suara petir yang menggelegar disiang hari, saat itu Safingi mendapat kabar bahwa Nv membatalkan rencana pernikahan mereka dengan alasan karena ingin fokus mengurus anak.

Sebuah alasan yang tidak bisa diterima Safingi. Hubungan kami selama ini baik-baik saja, tidak ada masalah dengan adanya anak. Mengapa saat sudah mendapat restu orang tua dan saat semua persiapan sudah dipersiapkan dengan baik, tinggal pelaksanaan hari pernikahan saja, ternyata semua harapan untuk hidup bahagia dalam sebuah rumah tangga batal seketika itu juga. Terasa sakit yang tak berdarah, terasa sesak didada Safingi.

“Keluarga besar saya merasa malu dan kecewa atas keputusan yang dibuat oleh Nv. Seserahan sudah diterima, hari dan tanggal pernikahan sudah ditetapkan, bahkan undangan resepsi pernikahan sudah dibuat, tinggal disebarkan saja. Bila tidak mau atau tidak suka kenapa tidak terus terang saja dari awal”, ungkap Safingi dengan nada kecewa kepada awak media pada Sabtu (19/07/2025).

Dikutip dari lirik Lagu “Ya sudahlah” yang dinyayikan oleh Bondan Prakoso :

Ketika mimpimu yang begitu indah
Tak pernah terwujud, ya, sudahlah
Saat kau berlari mengejar anganmu
Dan tak pernah sampai, ya, sudahlah

Semangat Safingi, untuk selalu tegar melewati pengalaman pahit ini, Tuhan pasti merencanakan yang lebih baik untuk kedepannya.

“Selalu Ada Hikmah Dibalik Suatu Peristiwa”. (Red) 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *