Dua Kades di Abung Pekurun Lampung Utara Bantah Tuduhan Intimidasi Wartawan

Redaksi MRI
Oleh

RILIS INDONESIA.Com – Lampung Utara – Unggahan seorang wartawan berinisial Z di akun TikTok pribadinya yang menuding dua kepala desa di Kecamatan Abung Pekurun melakukan intimidasi, memicu klarifikasi dari pihak yang dituduh. Kedua kades menegaskan bahwa pertemuan mereka dengan Z bukanlah bentuk pengancaman, melainkan sekadar menyampaikan penjelasan. Kamis (14/8

Kronologi bermula pada Minggu, 3 Agustus 2025, ketika BUMDes Ogan Jaya menggelar penebaran benih ikan di kolam desa. Ketua BUMDes Ogan Jaya, Edi, mengaku mengundang BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, warga setempat, dan juga Waluyo selaku Ketua BUMDes Nyapah Banyu yang hadir bersama Z.

“Saya diundang secara resmi lewat telepon. Saat tiba di lokasi, Z justru disambut ramah dan disuguhkan makanan. Tidak ada kejadian yang mengarah ke keributan,” tutur Waluyo.

Edi pun menegaskan hal yang sama. Menurutnya, acara penebaran ikan berjalan tertib dan tidak ada percakapan bernada ancaman. “Semua undangan hadir untuk mendukung kegiatan BUMDes, bukan untuk memancing konflik,” ujarnya.

- Advertisement -

Pemerintah desa dari dua wilayah tersebut mengaku kecewa karena tayangan di TikTok Z dinilai menyajikan narasi berbeda dari fakta di lapangan dan tanpa konfirmasi resmi kepada pihak desa maupun masyarakat.

“Kami tidak pernah mengancam. Justru kami ingin memberikan penjelasan. Sayangnya, yang muncul di media sosial malah seakan kami ini memprovokasi,” kata Kepala Desa Nyapah Banyu dengan nada tegas.(red)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *