LSM Trinusa Lampung Utara Ultimatum Ditjenpas: Copot Kalapas Kotabumi, Bubarkan Sarang Kejahatan

REDAKSI MRI
Oleh

Rilis Indonesia.Com~LAMPUNG UTARA– Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Tri Nusantara (DPC LSM Trinusa) Lampung Utara menyampaikan aspirasi kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan [Kanwil Ditjenpas] Lampung, melalui Aksi unjuk rasa di lapas Kelas II Kotabumi yang di ikuti masa Aksi Hampir 100 Orang. Mereka menuntut pencopotan Kepala Lapas dan KPLP Lapas Kelas IIA Kotabumi atas dugaan pembiaran kejahatan di dalam Lapas.Pernyataan sikap tersebut disampaikan ke publik dalam Orasi pada Sabtu, 4 April 2026.

Dalam pernyataan sikap resmi, DPC LSM Trinusa menyoroti apa yang mereka sebut sebagai “kegagalan total” Lapas Kotabumi dalam menjalankan fungsi idealnya.”Ingat! Fungsi Ideal Lapas adalah tempat pembinaan, pemasyarakatan, dan rehabilitasi. Bukan hotel, bukan kantor, dan apalagi bukan SARANG KEJAHATAN TERORGANISIR,” tegas Imausah Ketua LSM Trinusa DPC Lampung Utara dalam Orasinya.*Duga Lapas Jadi Pusat Kejahatan*LSM Trinusa menuding Lapas Kotabumi justru bertransformasi menjadi pusat aktivitas ilegal selama bertahun-tahun.

Ada tiga poin utama yang mereka soroti.Pertama, dugaan peredaran narkoba yang disebut “bebas berkeliaran di balik jeruji”. Kedua, praktik penipuan online atau Scam dan VCS yang disebut dijalankan secara masif dari dalam Lapas. Ketiga, dugaan praktik pungutan liar (pungli) terhadap warga binaan dan keluarga.”Ini bukan ‘oknum’. Ini adalah KEGAGALAN SISTEMIK DAN KEGAGALAN PIMPINAN,” Tegas Ketua LSM Trinusa DPC Lampung Utara.

*Dua Tuntutan Harga Mati*Atas kondisi tersebut, LSM Trinusa mengajukan dua tuntutan.Pertama, mendesak Ditjenpas Kanwil Lampung untuk segera mencopot Kalapas, KPLP, dan seluruh jajaran yang dinilai gagal. Mereka juga meminta dibentuknya Tim Investigasi Independen untuk mengusut tuntas kejahatan yang berulang di Lapas Kotabumi.

- Advertisement -

Kedua, LSM Trinusa meminta Kalapas dan KPLP mundur dari jabatan. “Mundur dari jabatan adalah satu-satunya jalan, karena kalian telah gagal total menjalankan amanah negara,” demikian tuntutan Kami Ujar Imausah.*Ancam Aksi Massa Lebih Besar*LSM Trinusa juga melayangkan ultimatum. Jika tuntutan tidak diindahkan, maka LSM Trinusa akan menggelar aksi unjuk rasa jilid II dengan massa yang lebih besar.”Kami akan mengepung dan menggelar Aksi Unjuk Rasa Jilid II di Kantor Wilayah Ditjenpas Lampung sampai bumi berguncang,” Tutup Imausah dalam Orasinya tersebut.

Hingga pukul 11.30 WIB, aksi unjuk rasa masih berlangsung. Sejumlah perwakilan peserta aksi dipersilahkan masuk ke dalam Lapas, guna berdialog dengan Kalapas, Tomi Elyus.Seusai berdialog, Kalapas kelas llA Kotabumi, Tomi Elyus mengatakan menyambut baik aspirasi yang disampaikan LSM Trinusa.“Saya salah satu Lapas di Lampung yang sampai detik ini siap untuk di audit, diperiksa bagaimana progres kemajuan lapas, terutama dalam kita memberantas Hp, pungli dan narkoba,” ujar Tomi Elyus.Dalam menanggapi aksi unjuk rasa yang dilakukan LSM Trinusa di Lapas Kotabumi, Tomi menerangkan jika hal tersbut hal yang lumrah.

Mengingat tugas dan fungsi LSM yang melakukan control sosial.Menurutnya, dari hasil dialog dengan perwakilan pengunjuk rasa disepakati jika Lapas akan melibatkan LSM Trinusa dalam perkembangan kinerja Lapas Kotabumi.

“Ini luar biasa, memang tugas dari temen-temen LSM Trinusa ini memang kontrol sosial. Dimana-mana pun di era penuh keterbukaan ini, malah saya malahan senang ini, bahkan tadi sudah audiensi kita, kesepakatannya kami bahkan nanti melibatkan mereka untuk melihat progres apa yang terjadi di lapas ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC LSM Trinusa Kabupaten Lampung Utara, Imausah, mengatakan aksi yang dilakukan pihaknya merupakan salah satu kepedulian atas fenomena yang terajdi di Lapas Kotabumi.“Kan kita melihat fenomena, bahwa kejahatan di Lapas ini terlalu sering berulang. Itulah yang kita ingatkan, Kalapas, KPLP dan jajaran harus menertibkan semua itu, kita ingin kejahatan seperti itu tidak ada lagi dilapas Kotabumi,”pungkas Bung Imau.(Red)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *