RILIS INDONESIA.Com, Lampung – Misteri hilangnya peralatan medis jenis Radiologi X Polymobile Plus di RSUD Ryacudu, Kotabumi, kini resmi ditangani aparat kepolisian. Polres Lampung Utara memastikan akan membuka penyelidikan setelah persoalan tersebut menjadi sorotan publik dan menuai kritik dari DPRD setempat.(23/08/25)
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Apfryyadi Pratama, mengonfirmasi langkah hukum tersebut. Ia menegaskan penyidik akan menelusuri dugaan adanya kejanggalan dalam pengelolaan aset kesehatan yang bernilai ratusan juta rupiah itu.
“Kasus ini segera kami dalami. Ada informasi mengenai kemungkinan tertukarnya alat, dan itu akan menjadi fokus penyelidikan,” jelas Apfryyadi saat dikonfirmasi, Jumat (22/8/2025).
Tak hanya perkara di RSUD Ryacudu, menurutnya, tim penyidik juga tengah menyiapkan penanganan sejumlah dugaan tindak pidana korupsi lain yang saat ini sudah masuk tahap penyelidikan.
Desakan agar kasus ini segera ditindaklanjuti sebelumnya datang dari DPRD Lampung Utara. Ketua Komisi IV, Imam Santosa, meminta pihak rumah sakit tidak menutup mata atas raibnya alat kesehatan vital tersebut. Ia menekankan perlunya langkah tegas dari manajemen RSUD untuk melaporkan secara resmi ke aparat penegak hukum.
“Alat itu merupakan aset negara yang digunakan untuk mendukung pelayanan masyarakat. Jangan sampai dibiarkan. RSUD harus melapor agar jelas penanganannya,” ujar Imam.
Lebih jauh, Imam juga mengungkap adanya dugaan keterlibatan seorang oknum internal berinisial TS yang dicurigai memiliki peran penting dalam hilangnya peralatan medis itu.(Red)

