61 Kasus Campak, Lampung Terima Tambahan 15 Ribu Vial Vaksin dari Kemenkes

Mika Prathama A.Md

RILIS INDONESIA.Com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menerima tambahan sebanyak 15 ribu vial vaksin campak dari Kementerian Kesehatan untuk memperkuat penanganan kasus campak yang saat ini masih ditemukan di sejumlah daerah.

Hingga saat ini tercatat sebanyak 61 kasus campak yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela mengatakan, tambahan vaksin tersebut merupakan tindak lanjut dari kebutuhan vaksin di daerah yang sebelumnya sempat mengalami kekosongan stok.

“Alhamdulillah dari Kementerian Kesehatan sudah turun 15 ribu vial vaksin campak, dan ini akan segera kita distribusikan ke kabupaten/kota yang memang saat ini mengalami kekosongan,” ujar Jihan, saat diwawancarai Lampung Geh, Selasa (10/3).

- Advertisement -

Ia menjelaskan, dari total 15 kabupaten/kota di Lampung terdapat daerah yang stok vaksinnya masih mencukupi, namun ada juga yang membutuhkan distribusi tambahan.

Pemerintah Provinsi Lampung akan melakukan pendataan terlebih dahulu untuk memastikan distribusi vaksin dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

“Dari 15 kabupaten/kota ada yang masih cukup, ada yang memang membutuhkan. Untuk distribusi akan kita data. Bandar Lampung sepertinya perlu segera disupport untuk distribusi,” kata Jihan.

Menurut dia, data cakupan imunisasi berada di masing-masing dinas kesehatan kabupaten/kota. Beberapa daerah tercatat memiliki capaian imunisasi yang belum optimal karena sebelumnya terkendala ketersediaan vaksin.

Pemerintah Provinsi Lampung juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memberikan perhatian terhadap pencegahan penyakit campak dengan memastikan anak mendapatkan imunisasi.

“Untuk masyarakat, terutama di sekolah-sekolah kemudian para orang tua, agar memberikan perhatian khusus terhadap campak ini karena penularannya sangat tinggi. Jika anak sudah menunjukkan gejala demam kemudian muncul ruam, bisa segera dikonsultasikan ke fasilitas kesehatan,” ujar Jihan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Edwin Rusli menyampaikan, hingga saat ini tercatat 61 kasus campak di Provinsi Lampung yang tersebar di beberapa daerah.

Rinciannya yakni Kota Bandar Lampung sebanyak 42 kasus, Kota Metro 9 kasus, Kabupaten Tulang Bawang 5 kasus, Kabupaten Way Kanan 3 kasus, dan Kabupaten Mesuji 2 kasus.

Edwin menegaskan hingga saat ini belum ada laporan kasus campak yang menyebabkan kematian di Lampung.

Pihaknya juga mengimbau para orang tua yang memiliki anak balita yang belum mendapatkan vaksin campak agar segera melakukan imunisasi di fasilitas kesehatan terdekat.

“Bagi orang tua yang anaknya belum mendapatkan vaksin campak, kami mengimbau untuk segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan imunisasi,” tutup nya.(*)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *