Pengusaha Asal Lampung Timur Bangun Kembali Masjid Bersejarah di Desa Sadar Sriwijaya

Mika Prathama A.Md

RILIS INDONESIA.Com, Lampung Timur — Pengusaha asal Lampung Timur, Haji Muhammad Suryo, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kampung halaman dengan mempersembahkan pembangunan kembali Masjid Annur atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai “Masjid Batu” di Dusun Marga, Desa Sadar Sriwijaya, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur.

Pembangunan masjid tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Rokok HS yang berada di bawah naungan Haji Muhammad Suryo bersama Danang Satya. Keduanya diketahui memiliki ikatan kuat dengan wilayah Lampung Timur, di mana Danang Satya lahir di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, lokasi berdirinya Pabrik Rokok HS.

Koordinator pembangunan masjid, Waris Afandi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Haji Muhammad Suryo dan Danang Satya atas bantuan yang diberikan untuk pembangunan rumah ibadah tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Haji Muhammad Suryo dan Mas Danang Satya yang telah memberikan bantuan pembangunan Masjid Annur ini. Masjid ini memiliki nilai sejarah yang sangat luar biasa bagi masyarakat,” ujar Waris Afandi.

- Advertisement -

Ia menjelaskan, masjid tersebut dikenal dengan sebutan “Masjid Batu” karena hampir seluruh bagian tembok bangunannya pada masa lalu terbuat dari batu kali. Bahkan, kakek dari Haji Muhammad Suryo juga disebut turut terlibat dalam pembangunan masjid tersebut pada zamannya.

Menurutnya, pembangunan kembali Masjid Annur bukan hanya sekadar renovasi fisik, tetapi juga bentuk pelestarian sejarah dan warisan budaya masyarakat setempat.

“Semoga bantuan pembangunan ini dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar, khususnya para jamaah, sehingga dapat semakin meningkatkan ibadah dan kegiatan keagamaan dalam bentuk apa pun,” tambahnya.

Pembangunan Masjid Annur diharapkan menjadi simbol kepedulian pengusaha daerah terhadap kampung halaman sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dan kebersamaan masyarakat di Desa Sadar Sriwijaya.(**)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *