RILIS INDONESIA.COM, – Way Kanan – Kenaikan Bahan Bakar Minyak ( BBM ) sudah bisa dipastikan akan berdampak di sektor pertanian.
Seperti yang di ceritakan oleh salah satu petani di Kabupaten Way Kanan pada hari Rabu 10/6/26.
Nama samaran Sugeng( 50 ) seorang petani mengatakan, bahwa jauh sebelum kenaikan BBM pada hari ini rabu 10 Juni 2026 harga-harga sudah naik duluan, seperti
” Saya membeli obat herbisida TURMADAN di Toko satu liter minggu lalu sudah naik, harga sebelumnya 65.000/Liter sudah naik menjadi 80.000/Liter.
Bahkan saya beli pupuk non subsidi KCL Maraoke, harganya pun sudah naik menjadi 600.000/ 50 kg.
Kemudian juga, saya beli beras di warung sudah 15.000/Kg.
dengan kenaikan harga BBM hari ini sudah terbayang oleh saya, harga yang lain nya akan ikut naik.
Sehingga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, saya terpaksa cari pinjaman ke BANK MEKAR yang bayarnya seminggu sekali, walau dengan terpaksa.
Bagaimana tidak, di tengah lonjakan harga kewajiban pun tetap harus kita penuhi seperti menyekolahkan anak serta memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Sekarang tahun ajaran baru, sekolah sudah ada yang buka pendaftaran bagi siswa-siswi ada yang dari SD masuk ke SMP dan dari SMP melanjutkan ke SMA atau sederajat.
Saya rakyat kecil gak pernah punya duit banyak, baru dengar miliaran bahkan triliunan rupiah rasanya merinding, hanya oknum orang-orang besar yang berani pegang duit besar.
Saya berharap kepada pemerintah pusat Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto yang Korupsi agar di miskinkan.” Tandas Sugeng.
Penulis : Jamatus.

