RILIS INDONESIA.Com – Ankara, – Para pemimpin negara anggota NATO yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara pada 7-8 Juli 2026 mendapat cendera mata yang tak biasa dari Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.
Setiap tamu menerima sebuah pistol revolver yang diukir dengan nama masing-masing, lengkap dengan sekotak peluru.
Sebagai tuan rumah pertemuan, Erdogan juga menyertakan surat resmi yang membebaskan senjata itu dari ketentuan pembatasan ekspor Turki agar penerima psitol dapat membawanya dengan aman dari negara tersebut.
Menurutnya, revolver itu harus dinonaktifkan terlebih dahulu dan ditinggalkan di Ankara karena secara hukum tidak dapat dibawa kembali ke Inggris menggunakan pesawat pemerintah.
Hadiah yang diberikan Erdogan dinilai sangat tidak biasa dibandingkan tradisi dalam KTT NATO sebelumnya.
Pada KTT NATO 2016 di Warsawa, para pemimpin menerima paket suvenir berisi vodka madu khas Polandia, cokelat lokal, dan perangko cetak khusus. Sementara itu, saat KTT NATO 2014 di Newport, para pemimpin dunia, termasuk Barack Obama, memperoleh kaus kaki wol, sebotol wiski malt tunggal Penderyn, serta wafel khas Wales. (The Telegraph/ms/Kompas/)

