RILIS INDONESIA.Com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan menuju terwujudnya Lampung Maju Menuju Indonesia Emas.
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Mirza dalam Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) ke-27 Tahun 2026 di Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Kamis (30/7/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa dari berbagai kunjungan yang dilakukannya ke kabupaten, kecamatan, hingga pelosok desa di Lampung, ia menangkap satu harapan yang sama dari masyarakat, yaitu hadirnya rasa aman dan kesempatan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.
“Masyarakat kita sebenarnya tidak meminta banyak. Mereka hanya ingin pemerintah mampu menghadirkan rasa aman dan membuka lebih banyak harapan,” ujarnya.
Menurutnya, rasa aman merupakan fondasi utama pembangunan dimana keamanan akan melahirkan kepercayaan masyarakat, mendorong investasi, menggerakkan perekonomian, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, pengalaman para purnawirawan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk mendukung pembangunan daerah.
Ia menilai, meski telah memasuki masa purna tugas, semangat pengabdian para Bhayangkara tidak pernah berakhir.
“Pangkat boleh berakhir, tetapi saya yakin semangat mengabdi itu tidak pernah selesai. Karena sejak muda Bapak-Ibu telah dididik untuk mencintai negara, ingin negara ini aman, tenteram, dan masyarakatnya terlindungi,” ungkapnya.
Gubernur Mirza juga mengajak seluruh keluarga besar PP Polri untuk bersama-sama mendukung visi Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas melalui semangat gotong royong dan kolaborasi.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung saat ini tengah berfokus pada peningkatan investasi, penguatan ekonomi desa melalui koperasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan berkeadilan.
Seluruh agenda tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para purnawirawan Polri yang memiliki pengalaman dan jejaring luas di tengah masyarakat.
“Lampung tidak bisa maju sendiri. Kita harus membangun dengan semangat bersama, gotong royong, kolaborasi, dan saling menguatkan,” ujarnya.
Gubernur Mirza juga mengingatkan bahwa tantangan saat ini bukan hanya persoalan keamanan konvensional, tetapi juga penyebaran hoaks, provokasi, dan perpecahan di ruang digital.
Untuk itu, ia berharap para purnawirawan tetap hadir sebagai penyejuk dan penjaga persatuan di tengah masyarakat.
“Saya berharap Purnawirawan Polri terus hadir di tengah masyarakat sebagai penyejuk. Pengalaman para purnawirawan akan menjadi bekal berharga dalam membangun kesadaran akan kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat,” katanya.
Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh purnawirawan Polri yang tetap memilih mengabdi kepada bangsa meskipun telah menyelesaikan masa dinasnya.
“Bangsa ini tidak hanya dibangun oleh mereka yang masih bertugas. Bangsa ini berdiri kokoh karena mereka yang tetap memilih mengabdi bahkan setelah tugas selesai,” tegasnya.
Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung dan masyarakat Lampung, Gubernur Mirza mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-27 kepada seluruh keluarga besar PP Polri.
“Semoga organisasi ini akan semakin solid, semakin bermanfaat, dan terus menjadi wadah pengabdian bagi para insan Bhayangkara yang telah menuntaskan tugas kedinasannya,” pungkasnya..
Sementara itu, Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto mengatakan tema HUT ke-27 PP Polri, “Purna Bakti Bukan Akhir Pengabdian, Tegakkan Komitmen dan Perkokoh Sikap Konsistensi PP Polri dalam Mendukung Tugas Polri Presisi”,
Menurutnya, tema tersebut menegaskan bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara tidak berhenti ketika memasuki masa pensiun.
Pengalaman, integritas, dan keteladanan para purnawirawan tetap menjadi kekuatan moral yang dibutuhkan untuk mendukung kemajuan institusi Polri maupun kehidupan bermasyarakat.
“Semangat ‘Sekali Bhayangkara Tetap Bhayangkara’ adalah bukti bahwa pengabdian Bapak dan Ibu tidak berkurang sedikit pun, melainkan hadir dalam wujud yang lebih luas dan menyejukkan di tengah-tengah kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Sumarto mengajak seluruh keluarga besar PP Polri Daerah Lampung untuk terus menjadi mitra strategis Polda Lampung dalam menjaga keamanan, mempererat persatuan, serta memberikan teladan bagi generasi penerus Polri.
Ketua PP Polri Daerah Lampung Brigjen Pol. (Purn.) Muhammad Ikhsan mengatakan bahwa para purnawirawan akan terus menjaga komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Pensiun hanyalah masalah administrasi. Namun tanggung jawab moral untuk menjaga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, mendukung stabilitas keamanan, serta mengawal setiap program pembangunan pemerintah daerah adalah kewajiban yang dibawa hingga akhir hayat,” ujarnya.
Ikhsan menjelaskan bahwa PP Polri Daerah Lampung saat ini memiliki 2.745 anggota yang tersebar di 15 kabupaten/kota.
Untuk memperkuat pelayanan organisasi, Ikhsan berharap adanya dukungan pembangunan kantor sekretariat permanen yang dapat difungsikan sebagai pusat koordinasi, pelayanan purnawirawan, pembinaan wawasan kebangsaan, serta simbol sinergi antara PP Polri, Pemerintah Provinsi Lampung, dan Polda Lampung.
Ikhsan menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lampung dan Kapolda Lampung atas dukungan serta sinergi yang telah terjalin selama ini.
Ia menegaskan komitmen PP Polri untuk terus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, dan mewujudkan Lampung yang aman, maju, dan sejahtera.
“Kami siap berdiri bersama Bapak-Bapak sekalian demi mewujudkan Lampung yang aman, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.(**)

