RILIS INDONESIA.- COM, – Way Kanan- Petani Jagung di salah satu Kecamatan Kasui tetap tersenyum walau hasil tahun ini menurun di banding panen yang lalu, karena harga jagung naik menjadi 4.300 per kilogram dari harga sebelumnya 4000 per kilogram. Sabtu, (1/8/2026).
Saat ditemui di lokasi, salah seorang petani Jagung Mus ( 50 ) di Kasui sedang menggiling jagung hasil panen nya, ia mengatakan.
” Hasil panen sekarang masih mending hasil panen sebelumnya, Kalau dilihat dari tonase panen sekarang cuman setengah nya mungkin faktor cuaca, akan tetapi masih terbantu harga sekarang 4.300 per kilogram sedangkan harga sebelumnya cuman 4.000.per kilogram itu di tingkat petani, panen sebelum nya saya dapat 6 Ton, sekarang paling cuman 3 Ton. “Ungkap Mus.
Hal ini di benarkan oleh Anton, salah satu pembeli Jagung petani hasil panen.
Harga acuan dan transaksi jagung di tingkat petani berkisar antara Rp5.500 hingga Rp6.400 per kilogram tergantung pada kadar air, sementara di beberapa daerah lapangan harganya bervariasi sekitar Rp4.500 hingga Rp5.800 per kilogram.
Di beberapa wilayah, harga riil di tingkat petani atau pengepul lokal berkisar antara Rp4.500 hingga Rp5.800 per kilogram tergantung pada kualitas dan wilayah penjualan.
Kadar Air 18–20% Acuan pembelian pemerintah/Bulog berada di kisaran Rp5.500 per kilogram.
Kadar Air Maksimal 14% Harga acuan tertinggi mencapai Rp6.400 per kilogram untuk jagung kering pipilan. ” Jelas Anton.
Harapan petani kepada pemerintah terutama mentri pertanian, apa yang di bantukan pemerintah pusat untuk para petani agar betul-betul dapat di rasakan manfaatnya Dan di kawal apapun bentuk bantuan, baik itu berupa bibit, pupuk cair, maupun peralatan pertanian pada saat pendistribusian nya.
Penulis : Jamatus.

