Banjir Besar Landa Assam, India: 97 Orang Tewas, 170 Ribu Warga Terdampak

Redaksi MRI
Oleh
2 Menit Baca

RILIS INDONESIA.Com – New Delhi, – Negara bagian Assam, India, kembali dilanda bencana banjir besar yang disebut sebagai salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Hingga Sabtu (8/8/2026), sedikitnya 97 orang dilaporkan meninggal dunia.

Dilansir AFP, luapan sungai di sejumlah wilayah Assam telah merendam permukiman warga, lahan pertanian, hingga kendaraan. Total hampir 170.000 jiwa terdampak di 13 distrik.

Kerusakan meluas
Data terbaru menyebutkan lebih dari 14.000 hektare lahan pertanian rusak terendam. Di banyak desa, rumah-rumah terendam sebagian, pohon tumbang, dan lumpur menutup akses jalan. Jembatan serta jalur kereta api di wilayah Sivasagar, Charaideo, Jorhat, Golaghat, dan Nagaon juga dilaporkan putus.

Wilayah Charaideo dan Sivasagar menjadi yang paling parah, dengan puluhan ribu warga mengungsi.

- Advertisement -

Kisah duka
Di antara para korban, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun meninggal dunia saat berusaha menyelamatkan anjing peliharaannya dari terjangan banjir. Peristiwa itu menambah duka mendalam bagi warga setempat.

Upaya pemerintah
Pemerintah India menyatakan proses pemulihan akan memakan waktu karena banyak desa masih terisolasi. Saat ini 54 kamp pengungsian telah dibuka untuk menampung lebih dari 13.000 orang, dibantu 26 pos distribusi logistik. Tim NDRF dan SDRF bersama relawan masih melakukan evakuasi dan penyaluran bantuan.

Kepala Menteri Assam, Himanta Biswa Sarma, menyebut pihaknya akan segera melakukan asesmen digital kerusakan dan berkoordinasi dengan perusahaan asuransi untuk mempercepat klaim warga.

Ahli hidrologi menyebut banjir kali ini dipicu kombinasi hujan ekstrem di hulu Nagaland dan Arunachal Pradesh serta luapan Sungai Brahmaputra dan anak sungainya seperti Dikhow dan Dhansiri.

Hingga saat ini situasi di Assam masih dinyatakan memprihatinkan dan status siaga bencana masih diberlakukan.(MriNes)

Total Views: 0
Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *