Jakarta, RILIS INDONESIA.Com – Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan pembatasan pembelian BBM bersubsidi, khususnya Pertalite. Salah satu kelompok masyarakat yang berpotensi terkena pembatasan tersebut adalah mereka yang berada dalam kategori desil 9 dan 10.
Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kementerian Keuangan, Jakarta.
Pemerintah mempertimbangkan pembatasan secara bertahap karena menilai penyaluran BBM subsidi selama ini masih belum sepenuhnya tepat sasaran. Sistem yang dimiliki Pertamina juga dinilai sudah cukup mendukung penerapan kebijakan tersebut.
Purbaya mengatakan, pembatasan kemungkinan akan diarahkan terlebih dahulu kepada masyarakat dari kelompok ekonomi atas, yakni desil 9 dan 10. Namun, kebijakan tersebut belum akan diterapkan dalam waktu dekat.
Lantas, siapa saja yang tergolong dalam desil 9 dan 10?
Menurut informasi pada laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos), desil menggambarkan kelompok tingkat kesejahteraan keluarga yang ditentukan berdasarkan sejumlah indikator sosial dan ekonomi.
Penilaiannya antara lain mencakup kondisi individu seperti pekerjaan dan pendidikan, kondisi tempat tinggal termasuk daya listrik, serta kepemilikan aset. Secara umum, terdapat 10 kelompok desil yang masing-masing merepresentasikan sekitar 10 persen keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraannya.
Berikut gambaran kelompok desil dari tingkat kesejahteraan terendah hingga tertinggi:
Desil 1: Merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Kondisi ekonominya sangat terbatas, dengan pekerjaan dan pendapatan yang cenderung tidak stabil. Kelompok ini menjadi salah satu sasaran utama program bantuan sosial.
Desil 2: Berada dalam kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan relatif rentan terhadap tekanan ekonomi, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok atau kehilangan sumber pendapatan.
Desil 3: Kelompok yang masih berada dalam kondisi ekonomi rendah dan memiliki risiko cukup besar kembali jatuh ke kondisi miskin ketika menghadapi persoalan seperti PHK atau kenaikan biaya hidup.
Desil 4: Kondisi ekonomi relatif lebih stabil dibanding kelompok sebelumnya, tetapi masih rentan apabila mengalami kejadian seperti kehilangan pekerjaan, sakit berat, atau penurunan penghasilan.
Desil 5: Berada di tingkat ekonomi yang mulai lebih aman, tetapi kemampuan finansial masih terbatas. Penghasilan umumnya sudah mencukupi kebutuhan, meski belum memiliki banyak ruang untuk menghadapi tekanan ekonomi.
Desil 6-10: Secara umum merupakan kelompok dengan kondisi ekonomi yang lebih sejahtera dan pendapatan yang relatif stabil. Kelompok ini tidak menjadi sasaran utama bantuan sosial reguler.
Dengan demikian, masyarakat yang berada pada desil 9 dan 10 termasuk kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif tinggi. Kelompok inilah yang disebut pemerintah berpotensi menjadi sasaran pembatasan pembelian Pertalite
Cara mengetahui desil kesejahteraan
Masyarakat dapat mengecek kategori desilnya melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos. Caranya sebagai berikut:
- Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Isi kode captcha yang tersedia.
- Jika kode tidak terbaca dengan jelas, tekan tombol refresh.
- Klik “CARI DATA” untuk melihat hasil pencarian.

