Kasus Dugaan Penggerebekan Hotel Bergulir ke Ranah Hukum, Suami Minta PAN Pecat EH, Citra Wakil Rakyat Dipertaruhkan

Redaksi MRI
Oleh
2 Menit Baca

RILIS INDONESIA.COM – BANDAR LAMPUNG, 28/08/2026 – Babak baru dugaan penggerebekan yang sebelumnya dikaitkan dengan kawasan Mall Boemi Kedaton kembali mencuat.

Sang suami dari perempuan berinisial JA kini mendesak Partai Amanat Nasional (PAN) mengambil tindakan tegas terhadap pria berinisial EH, yang disebut sebagai anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari PAN.

Menurut keterangan sang suami, peristiwa tersebut terjadi pada 17 Agustus 2026. Ia mengaku mengikuti istrinya, JA, hingga ke sebuah hotel. Di lokasi tersebut, sang suami mengklaim memergoki JA bersama EH.

“Saya sendiri langsung yang mengikuti istri saya sampai hotel tersebut dan memergokinya sedang bersama EH,” ujar sang suami.

- Advertisement -

Ia menyebut dugaan pertemuan tersebut bahkan terjadi di dalam kamar hotel. Atas kejadian itu, sang suami mengaku telah membuat laporan ke Polda Lampung dengan nomor:
LP/B/624/VIII/2026/SPKT/POLDA LAMPUNG, tanggal 18 Agustus 2026.

Desak PAN Beri Sanksi Tegas

Sang suami tidak hanya meminta proses hukum berjalan. Ia juga mendesak PAN segera melakukan pemeriksaan internal terhadap EH.

Menurutnya, persoalan tersebut dinilai telah mencoreng nama baik partai dan berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga DPRD Kota Bandar Lampung.

“Saya ingin EH segera dikeluarkan dari partai dan diberhentikan dari anggota DPRD Kota Bandar Lampung,” tegasnya.

Ia menilai seorang anggota DPRD seharusnya mampu menjaga integritas dan nama baik lembaga yang menjadi representasi masyarakat.

“Peristiwa yang terjadi seperti yang saya sampaikan ini bukan hanya persoalan pribadi. Nama baik partai dan citra DPRD sebagai wakil rakyat ikut dipertaruhkan,” ujarnya.

Publik Menunggu Sikap PAN dan DPRD

Kini bola berada di tangan PAN dan DPRD Kota Bandar Lampung. Publik menunggu apakah dugaan tersebut akan ditindaklanjuti melalui mekanisme internal partai maupun mekanisme etik DPRD.

Sementara itu, proses hukum yang dilaporkan ke Polda Lampung tetap berjalan. Sang suami berharap laporan tersebut ditangani secara profesional dan seluruh fakta dapat diungkap berdasarkan bukti serta pemeriksaan terhadap para pihak.(Red)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *