RILIS INDONESIA.Com, Lampung – Setelah sempat viral beberapa bulan lalu terkait video protes masyarakat yang dipimpin Ustaz Sopyan terhadap salah satu pengelola Pantai Bagus di Merak Belantung, Kalianda, kini persoalan tersebut akhirnya menemukan titik terang.
Rencana aksi protes yang sedianya digelar pada Selasa (25/8/2025) batal dilaksanakan, menyusul tercapainya kesepakatan antara pihak pengelola pantai dan masyarakat. Hal itu disampaikan langsung oleh Ustaz Sopyan, Ketua Aliansi Masyarakat Nelayan Bersatu (AMNB) sekaligus tokoh agama setempat.
“Alternatif utama sudah disepakati untuk jangka waktu satu bulan ke depan. Perjanjian ini dituangkan secara resmi, ditandatangani, serta disaksikan langsung oleh Camat Kalianda, perwakilan Kasat Intelkam, Kapolsek, dan KTD,” jelas Sopyan.
Meski demikian, hingga saat ini masih ada dua kepala desa yang belum menandatangani, yakni Desa Taman Agung dan Desa Munjuk. “Insyaallah sore ini kedua kepala desa tersebut juga akan ikut menandatangani perjanjian dimaksud,” tambahnya.
Sopyan menegaskan, masyarakat nelayan dari empat desa tidak keberatan hidup berdampingan dengan pengelola pantai maupun warga lain yang mencari nafkah di kawasan tersebut.
“Yang terpenting adalah keharmonisan bersama. Kami berharap kesepakatan ini tidak berhenti hanya di atas kertas, melainkan benar-benar dijalankan sebagai hasil mufakat bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sopyan menyampaikan rasa syukur karena pada Jumat malam lalu ia berkesempatan duduk bersama Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, di rumah dinas.
“Kami sangat menghargai sikap beliau yang menunjukkan tanggung jawab nyata sebagai pemimpin. Atas nama AMNB, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, instansi terkait, serta aparat penegak hukum. Terwujudnya kesepakatan hari ini tidak lepas dari dorongan beliau dalam mencari solusi terbaik,” ungkapnya.
Menurutnya, langkah Bupati dan jajaran Pemkab Lampung Selatan merupakan bukti keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.
“Kesepakatan damai ini adalah bukti nyata bahwa dengan kepemimpinan Pak Radityo Egi Pratama yang bijak, masalah sebesar apa pun bisa diselesaikan dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Supriyanto, membenarkan hasil musyawarah tersebut.
“Alhamdulillah, Sabtu kemarin sudah dilakukan musyawarah dan disepakati bersama. Pemkab Lampung Selatan juga telah menyiapkan solusi. Insyaallah dengan niat dan itikad baik semua pihak, selalu ada jalan keluar,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.(HP)

