Bijaklah Dalam Memuat Berita serta Jaga Kerukunan Antar Sesama ormas dan media

Mika Prathama A.Md

RILIS INDONESIA.Com, Bandar Lampung, 30 Mei 2026 – Di tengah arus digital informasi yang bergerak cepat, masyarakat dihimbau untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Penyebaran berita bohong (hoaks) dan konten provokatif berpotensi memecah belah kerukunan Adab Digital Indonesia saat ini, Generasi Muda Harus Lawan Hoax dan Ujaran kebencian.Menahan diri untuk tidak langsung membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya adalah kunci utama dalam menjaga kondusifitas bermasyarakat.

“Menyebarkan informasi yang salah, apalagi yang bersifat memprovokasi atau menyerang pihak tertentu, dapat menimbulkan perpecahan antarsesama. Mari kita mulai dari diri sendiri untuk menjadi pengguna internet yang cerdas dan bertanggung jawab,” ujar Erwan Putra Wijaya, ST selaku sekjen DPC PWDPI Bandar Lampung, pada Sabtu 30 Mei 2026.

Berikut adalah langkah konkret yang dapat diterapkan masyarakat untuk mencegah hoaks:
Selalu verifikasi kebenaran informasi sebelum membagikannya ke grup WhatsApp atau media sosial Pentingnya Saring Sebelum Sharing untuk Cegah Penyebaran Hoaks.

- Advertisement -

Cermati Sumber Berita Hindari mempercayai informasi yang berasal dari situs web yang tidak terpercaya atau sumber anonim Ini Cara Mengatasi Berita “Hoax” di Dunia Maya dan Waspadai Judul Provokatif Berita hoaks sering kali menggunakan judul sensasional yang bertujuan memancing emosi pembaca Ini Cara Mengatasi Berita “Hoax” di Dunia Maya.

Periksa Fakta: Lakukan kroscek data dengan portal berita resmi atau lembaga terkait sebelum menyimpulkan suatu isu Ini Cara Mengatasi Berita “Hoax” di Dunia Maya .Tindakan menahan diri untuk tidak jemari membagikan berita yang meragukan adalah bentuk kepedulian sosial terhadap sesama. Pemerintah juga telah menegaskan bahwa pelaku penyebar hoaks dapat dijerat dengan sanksi hukum sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)

Mari bersama-sama wujudkan lingkungan digital yang sehat, aman, dan penuh toleransi. Cerdas bermedia sosial adalah cerminan masyarakat yang dewasa dan saling menghargai.(**)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *