RILIS INDONESIA.Com – Sukabumi, – Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asy’ari menurunkan foto Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dari ruang kerjanya. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk sikap politik Rojab menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran.
Rojab, yang merupakan politikus dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), mengatakan keputusan tersebut diambil setelah mencermati fakta persidangan di MK mengenai dokumen pendidikan Gibran.
Ia merasa tidak nyaman dengan temuan yang disampaikan MK mengenai tidak adanya dokumen yang membuktikan Gibran telah menyelesaikan pendidikan setara SMA di luar negeri.
“Ya ini kan menyikapi fakta persidangan kemarin di Mahkamah Konstitusi berkaitan dengan putusan MK. Itu kan memang dinyatakan di fakta persidangan bahwa Gibran Rakabuming Raka itu tidak bisa membuktikan berkaitan dengan ijazah setara SMA,” ujar Rojab saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/10/2026).
Menurut Rojab, meski permohonan yang diajukan dalam perkara tersebut tidak diterima MK, fakta yang muncul selama persidangan tetap menjadi pertimbangannya dalam mengambil sikap.
“Meskipun memang di proses persidangan itu tidak terbukti, saya sebagai Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan merasa malu juga. Ya terpaksa dengan sikap politik saya,” katanya.
Rojab menegaskan foto Gibran yang diturunkan dari ruang kerjanya belum tentu akan dilepas secara permanen. Ia menyebut foto tersebut dititipkan kepada Sekretariat DPRD Kota Sukabumi.
Menurutnya, foto itu akan kembali dipasang apabila dalam perkembangan proses hukum ditemukan fakta yang menyatakan dokumen pendidikan Gibran sah secara hukum. “Ini sifatnya sementara dan hanya di ruangan saya,” ucap Rojab.
Ia juga menegaskan keputusan tersebut merupakan sikap politik pribadinya. Rojab mengaku belum melakukan konsultasi khusus dengan struktur partainya terkait tindakan tersebut.
Sementara itu, foto Presiden Prabowo Subianto masih tetap terpampang di ruang kerja Rojab. “Untuk Presiden saya masih pertahankan, Pak Prabowo ada tetap terpampang di ruangan saya,” ujarnya.
Mengenai kemungkinan langkah serupa dilakukan anggota atau fraksi lain, Rojab menyerahkan keputusan tersebut kepada masing-masing pihak.(*)
