Lampung timur –media rilis Indonesia. Com–kemerdekaan indonesia hanyalah suatu jembatan walaupun jembatan emas di seberang jembatan itu jalan pecah dua: satu ke dunia sama rata sama rasa, satu ke dunia sama ratap sama tangis.
Kiasan kata diatas mungkin suatu gambaran kegembiraan warga desa gedung wani . Namun kegembiraan tersebut tidak bertahan lama, pasalnya warga desa gedung wani yang semula berbahagia karna dibangun nya jembatan penghubung yang berada di dusun 3 yang bisa digunakan sebagai jalur alternatif ke dusun 4 , peladangan bahkan sampai akses menuju jalan ke desa tetangga kini mengalami kekhawatiran,
mulanya kekhawatiran warga ini karena sudah mulai retak, dan ambrol nya penyangga jambatan yang selesai di bangun pada Desember 2024
sebut saja (pulan) salah satu warga dusun titigalih desa gedung wani yang tidak ingin di sebutkan namanya amat mengeluhkan kwalitas jembatan yang dibangun oleh rekanan dinas PUPR lampung timur tersebut. kami sangat berharap kepada istansi terkait agar segera bisa melakukan kroscek, dan pengawasan untuk perbaikan jembatan di desa kami yang sangat berguna bagi kami dan warga setempat dalam aktivitas kami sehari hari, (pungkasny)
sofian hasan

