RIlis Indonesia.Com – Lampung – Keluhan sejumlah pedagang kecil yang merugi saat peluncuran Koperasi Merah Putih Kelurahan Way Urang, Senin lalu (21 Juli 2025), mendapat perhatian serius dari Lurah Way Urang Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan Iman Wahyudi. SH. MM.
Para pedagang yang berjualan di area Taman Masjid Agung Kalianda mengaku mengalami kerugian karena banyak pengunjung yang pergi meninggalkan lokasi tanpa membayar pesanan makanan dan minuman yang telah mereka buat.
Menanggapi hal tersebut, Iman Wahyudi menunjukkan respons cepat dan empatik, Ia mendatangi langsung para pelaku usaha yang terdampak, didampingi sejumlah pengurus koperasi.
Dalam pertemuan itu, Iman Wahyudi Mengatakan,” saya meminta maaf atas semua ini, sebagai bentuk empati atas kejadian yang tak diharapkan, meskipun secara teknis berada di luar tanggung jawab langsung pihak kelurahan,” tutur Iman Wahyudi
Tak hanya menyampaikan permohonan maaf, Yudi (panggilan akrab) Lurah Way urang yang di kenal Sat set ini dalam bekerja menyampaikan komitmen untuk mengganti potensi kerugian para pedagang sebagai bentuk tanggung jawab moral dan solidaritas sosial terhadap warganya.
Namun begitu, para pedagang dengan lapang dada menolak tawaran tersebut. Mereka menyatakan telah mengikhlaskan kerugian yang terjadi dan merasa cukup terobati hanya dengan kedatangan lurah secara langsung ke lapak mereka.
Salah satu pedagang mengatakan,” saya merasa sangat dihargai karena didatangi langsung oleh lurah dan pengurus koperasi,” ucap salah satu pedagang
yang penting kami sudah didengar dan diberi perhatian, itu lebih dari cukup. Soal kerugian, kami ikhlaskan,” sambung nya
Kami selaku pedagang dan masyarakat sangat mengapresiasi sekali respons cepat yang dilakukan oleh Lurah Way Urang ini dan langkah tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pelaku usaha kecil, sekaligus menjadi contoh etika kepemimpinan di tingkat kelurahan yang patut diteladani,”Ungkapnya dengan rasa bangga.(Hdr)

