Pemerintah Umumkan 40 Nama Calon Pahlawan Nasional Jelang 10 November

REDAKSI MRI
Oleh
4 Menit Baca

RILIS INDONESIA. COM
Lampung– Menjelang peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2025, masyarakat Indonesia tengah menantikan pengumuman resmi dari Istana Negara terkait tokoh-tokoh yang akan dianugerahi gelar Pahlawan Nasional tahun ini.

Mengutip keterangan dari laman Wikipedia, gelar Pahlawan Nasional merupakan penghargaan tertinggi di Republik Indonesia yang diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai telah berjasa luar biasa bagi bangsa dan negara. Gelar anumerta ini diberikan kepada individu yang tindakannya dianggap heroik, dapat dikenang, serta menjadi teladan bagi masyarakat sepanjang masa.

Dikutip dari RRI.co.id, Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengungkapkan bahwa sebanyak 40 nama telah melalui proses panjang sebelum diajukan untuk menerima gelar tersebut. Proses seleksi dilakukan melalui penelitian, pengkajian, dan verifikasi yang ketat oleh tim nasional dan daerah.

“Keempat puluh nama ini telah melalui kajian mendalam. Pemerintah memastikan setiap calon memiliki rekam jejak perjuangan dan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Fadli Zon di Jakarta, Sabtu (9/11/2025).

Adapun 40 tokoh yang diusulkan untuk menerima gelar Pahlawan Nasional 2025 berasal dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya:

- Advertisement -
  1. H.M. Soeharto – Jawa Tengah
  2. K.H. Abdurrahman Wahid – Jawa Timur
  3. Marsinah – Jawa Timur
  4. Jenderal TNI (Purn) M. Jusuf – Sulawesi Selatan
  5. Drs. Franciscus Xaverius Seda – Nusa Tenggara Timur
  6. Andi Makkasau Parenrengi Lawawo – Sulawesi Selatan
  7. Tuan Rondahaim Saragih – Sumatera Utara
  8. Marsekal TNI (Purn) R. Suryadi Suryadarma – Jawa
  9. K.H. Wasyid – Banten
  10. Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati – Jawa Tengah
  11. KH. Muhammad Yusuf Hasyim – Jawa Timur
  12. Demmatande – Sulawesi Barat
  13. KH. Abbas Abdul Jamil – Jawa Barat
  14. Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – Sumatera Barat
  15. Abdoel Moethalib Sangadji – Maluku
  16. Jenderal TNI (Purn) Ali Sadikin – DKI Jakarta
  17. Letnan Kolonel (Anumerta) Charles Choesj Taulu – Sulawesi Utara
  18. Mr. Gele Harun – Lampung
  19. Letkol Moch. Sroedji – Jawa Timur
  20. Prof. Dr. Aloei Saboe – Gorontalo
  21. Letjen TNI (Purn) Bambang Sugeng – Jawa Tengah
  22. Mahmud Marzuki – Riau
  23. Letkol TNI (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar – Aceh
  24. K.H. Sholeh Iskandar – Jawa Barat
  25. Syekh Sulaiman Ar-Rasuli – Sumatera Barat
  26. Zainal Abidin Syah – Maluku Utara
  27. Prof. Dr. Gerrit Augustinus Siwabessy – Maluku
  28. Chatib Sulaiman – Sumatera Barat
  29. Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri – Sulawesi
  30. K.H. Bisri Syansuri – Jawa
  31. Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat
  32. H.B. Jassin – Gorontalo
  33. Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja – Jawa Barat
  34. M. Ali Sastroamidjojo – Jawa Timur
  35. dr. Kariadi – Jawa Tengah
  36. R.M. Bambang Soeprapto Dipokoesoemo – Jawa Tengah
  37. Basoeki Probowinoto – Jawa Tengah
  38. Raden Soeprapto – Jawa Tengah
  39. Mochamad Moeffreni Moe’min – DKI Jakarta
  40. Syaikhona Muhammad Kholil – Jawa Timur

Proses penentuan akhir penerima gelar dilakukan oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, sebelum disahkan oleh Presiden melalui Keputusan Presiden (Keppres).

Penganugerahan gelar ini dijadwalkan berlangsung pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Istana Negara pada 10 November mendatang.

“Semoga penghargaan ini menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus meneladani semangat juang para pahlawan,” tutur Menbud Fadli Zon menutup keterangannya (red)

Total Views: 0
Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *