Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Israel dan Fasilitas AS di Kawasan Teluk

Redaksi MRI
Oleh

RILIS INDONESIA.Com – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan terhadap Israel dan pasukan Amerika Serikat di kawasan Teluk menggunakan drone dan rudal pada Jumat (27/3/2026).

Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui media pemerintah IRNA, IRGC menyebut operasi tersebut merupakan serangan balasan dengan menggunakan rudal jarak jauh dan menengah.

Militer Iran menargetkan sejumlah lokasi di Israel serta fasilitas militer AS di Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, dan Bahrain. IRGC juga mengklaim menyerang fasilitas perawatan sistem pertahanan udara AS di Bahrain.

Sehari sebelumnya, Iran dilaporkan telah lebih dulu menggempur aset militer dan logistik AS di Kuwait, Arab Saudi, dan Bahrain. Target serangan meliputi Pangkalan Arifjan di Kuwait, Al-Kharj di Arab Saudi, serta pangkalan Sheikh Isa di Bahrain.

- Advertisement -

Selain itu, fasilitas logistik pertahanan, penyimpanan bahan bakar, hanggar drone MQ-9, hingga sistem komunikasi satelit turut menjadi sasaran serangan.

Mengutip laporan Al Jazeera, militer Iran juga menargetkan kapal militer Israel di Laut Mediterania bagian timur serta tangki bahan bakar jet tempur di pelabuhan Haifa.

Juru bicara IRGC, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaghari, menegaskan pihaknya akan terus menargetkan sumber serangan yang dianggap sebagai agresi terhadap Iran.

Operasi ini dilakukan sebagai respons atas serangan sebelumnya oleh Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran, termasuk di kota Khorramshahr.

Ketegangan di Timur Tengah terus meningkat sejak serangan besar-besaran AS dan Israel terhadap Iran yang berlangsung sejak akhir Februari lalu.

EDITOR : MriNews

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *