RILIS INDONESIA.Com, Bandar Lampung – Sebuah rumah semi permanen di Jalan Cengkeh 5, RT 06, Lingkungan II, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, ludes dilalap si jago merah pada Sabtu malam, 11 Juli 2026.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 20.26 WIB dan langsung mengerahkan tujuh unit mobil pemadam dari sejumlah pos siaga.
“Unit pertama tiba di lokasi hanya dalam waktu tiga menit setelah laporan diterima. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 21.35 WIB,” kata Anthoni dalam keterangannya.
Sebanyak tujuh armada yang diterjunkan berasal dari Pos Siaga Rajabasa, Mako Tendean, Pos Kedaton, Pos Langkapura, Pos Tanjungkarang Barat, dan Pos Way Halim. Sebanyak 30 personel dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api dengan menghabiskan enam tangki air.
Rumah berukuran sekitar 6×9 meter milik Efriyadi (30), seorang ojek pangkalan, mengalami kerusakan berat akibat kebakaran.
Berdasarkan keterangan Wandi Irawan, kakak pemilik rumah, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena seluruh anggota keluarga sedang berada di rumah kerabat di Kecamatan Labuhan Ratu.
“Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang,” ujar Anthoni.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta, berdasarkan keterangan aparat setempat.
Sejumlah barang berharga yang ikut hangus terbakar di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat karburator, satu unit kulkas, satu unit televisi, perlengkapan sekolah, uang tunai sekitar Rp7 juta, serta berbagai surat dan dokumen penting.
Selain menghanguskan rumah korban, kobaran api juga sempat menyambar tower milik tetangga yang berada di samping rumah milik Yudianto. Beruntung, petugas berhasil mengendalikan api sehingga tidak meluas ke bangunan lain.
Peristiwa ini masih dalam penanganan pihak berwenang guna memastikan penyebab pasti kebakaran. (**)

