RILIS INDONESIA.Com – Lampung – Kantor Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti Korupsi Indonesia Lampung (DPW LSM Kaki Lampung) di Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, diteror dua orang tak dikenal. Pelaku kepergok membawa drigen berisi 5 liter bensin saat hendak memanjat pagar pada Minggu (6/9/2026) pukul 00.05 WIB.
Peristiwa itu pertama kali diketahui Ketua DPW LSM Kaki Lampung, Lucky Nurhidayah, yang saat itu sedang duduk di luar rumah sambil minum kopi.
“Mereka buru-buru lari begitu melihat saya. Dua orang bawa drigen 5 liter diduga isinya bensin,” kata Lucky kepada awak media, Minggu (6/9/2026).
Menurut Lucky, aksi teror ini bukan yang pertama. Ia menduga pelakunya lebih dari dua orang dan sudah terjadi beberapa hari sebelumnya. Beruntung tidak ada barang-barang kantor yang hilang dalam kejadian tersebut.
Lucky mengecam keras aksi premanisme dan teror yang menimpa lembaganya. Selama ini, Kaki Lampung dikenal kritis dalam menyoroti berbagai persoalan, termasuk dugaan-dugaan korupsi di Provinsi Lampung.
“Tidak heran jika ada pihak-pihak yang merasa terganggu dengan sikap kritis kami. Karena itu, kami harap Kepolisian mengungkap pelakunya,” tegasnya.
Ia juga mengajak para aktivis dan wartawan di Lampung agar tidak gentar menghadapi teror-teror seperti ini.
“Tekad kami, lawan sikap premanisme dan teror. Jangan takut. Karena dengan takut, mereka akan leluasa menjalankan praktik Korupsi Kolusi Nepotisme menggarong uang negara,” ujarnya.
