Kontak Tembak Dilaporkan Terjadi di Maybrat, Satgas Yonif 9 Marinir Amankan Senjata AK-101

RILIS2225
Oleh
3 Menit Baca

RILIS INDONESIA.COM – MAYBRAT, PAPUA BARAT DAYA — Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Mobile Yonif 9 Marinir dilaporkan terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata yang disebut sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Jumat (9/10/2026).

Berdasarkan informasi awal yang diterima redaksi, operasi keamanan tersebut telah berlangsung selama sekitar satu pekan dan berada di bawah komando Satgas Habema, Komando Operasi (Koops) TNI Habema. Kontak tembak dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.10 WIT.

Hingga berita ini disusun, belum tersedia keterangan resmi yang dapat mengonfirmasi secara menyeluruh kronologi kontak tembak, hasil akhir operasi, maupun kondisi seluruh pihak yang terlibat.

Tiga Nama Disebut dalam Informasi Awal

- Advertisement -

Informasi yang diterima redaksi menyebutkan tiga nama yang dikaitkan dengan kelompok bersenjata Kodap IV Sorong Raya, yakni Manfred Fatem, yang disebut menjabat sebagai Danops Kodap IV Sorong Raya; Anton Fatem, yang disebut sebagai Danyon Ayosami Kodap IV; serta Yesias Fatem, yang disebut sebagai Danyon Mosata Kodap IV.

Informasi awal juga mengaitkan nama-nama tersebut dengan sejumlah aksi kekerasan yang dilaporkan terjadi di Kabupaten Maybrat.

Meski demikian, identitas, jabatan, dan kondisi ketiga orang tersebut setelah peristiwa kontak tembak masih memerlukan verifikasi melalui keterangan resmi dari TNI atau instansi berwenang.

Satu Senjata Api Dilaporkan Diamankan

Dalam laporan awal yang sama, personel Satgas Yonif 9 Marinir disebut mengamankan satu pucuk senjata api laras panjang jenis AK-101.

Senjata tersebut diduga berkaitan dengan kelompok bersenjata yang menjadi sasaran operasi. Namun, informasi mengenai asal-usul, kepemilikan, serta kaitan senjata dengan peristiwa kontak tembak masih perlu dikonfirmasi oleh pihak berwenang.

Belum ada keterangan resmi yang dapat memastikan apakah terdapat barang bukti lain yang diamankan selama operasi berlangsung.

Pencarian Dilaporkan Masih Berlangsung

Informasi awal menyebutkan bahwa personel Satgas Yonif 9 Marinir masih melakukan pencarian terhadap anggota kelompok yang dilaporkan melarikan diri dan bertahan di kawasan hutan sekitar lokasi operasi.

Perkembangan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Situasi keamanan terkini di Distrik Aifat Timur, termasuk kemungkinan adanya operasi lanjutan, juga masih menunggu penjelasan resmi.

Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak TNI dan instansi terkait mengenai kronologi kejadian, hasil operasi, jumlah korban, kondisi pihak-pihak yang terlibat, serta status barang bukti yang dilaporkan diamankan.

Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah tersedia keterangan resmi yang dapat diverifikasi.

Catatan redaksi: Berita ini disusun berdasarkan informasi awal yang diterima redaksi. Sejumlah detail penting masih memerlukan konfirmasi resmi dan verifikasi independen. Penyebutan nama, jabatan, maupun dugaan keterlibatan pihak tertentu tidak dimaksudkan sebagai penetapan kesalahan hukum.(Red)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *