Diduga Mengancam Menggunakan Sajam, Oknum Debt Collector Dilaporkan Ke Polisi

Mika Prathama A.Md

RILIS INDONESIA.Com, Pringsewu, media rilis indonesia.id
Peristiwa menegangkan dialami seorang warga Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, bernama Fikri pada Minggu (31/5/2026) siang.

Fikri mengaku mendapat ancaman menggunakan senjata tajam dari seorang pria yang diduga merupakan debt collector sebuah perusahaan pembiayaan. Merasa keselamatannya terancam, ia akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek tersebut diterima oleh petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Sukoharjo Polres Pringsewu pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.59 WIB.

Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/38/V/2026/SPKT/POLSEK SUKOHARJO/POLRES PRINGSEWU/POLDA LAMPUNG.
Berdasarkan keterangan pelapor, peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 WIB saat Fikri sedang berada di warung depan rumahnya bersama sang istri.

Saat itu datang seorang pria bernama Gunawan alias Pinggungan yang mengaku sebagai debt collector dari perusahaan pembiayaan FIF Sukoharjo.

- Advertisement -

Menurut Fikri, pria tersebut awalnya menanyakan keberadaan Pakih yang merupakan ayah mertuanya. Namun karena tidak mengetahui keberadaan yang ditanyakan, Fikri menjawab bahwa dirinya tidak tahu.

Pria tersebut kemudian kembali menanyakan keberadaan sepeda motor yang sedang dicari. Jawaban yang diberikan Fikri tetap sama.

Tidak lama berselang, Gunawan juga menanyakan keberadaan Kurniawan yang diketahui merupakan kakak ipar Fikri.

“Kurniawan tidak ada di sini, mungkin di rumahnya,” ujar Fikri sebagaimana tertuang dalam laporan polisi.

Percakapan kemudian berlanjut ketika Gunawan meminta Fikri menghubungi Kurniawan. Namun Fikri menyarankan agar yang bersangkutan menghubungi langsung karena telah memiliki nomor telepon orang yang dicari.

Kemudian situasi mulai memanas setelah terjadi adu argumen antara keduanya.

Fikri mengaku telah menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan dengan persoalan angsuran maupun urusan pembiayaan yang sedang dipermasalahkan.

“Saya tidak ada sangkut pautnya dengan urusan angsuran tersebut,” demikian keterangan yang disampaikan pelapor.

Menurut laporan yang dibuat Fikri, saat cekcok berlangsung, Gunawan diduga mundur beberapa langkah lalu mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya dan mengarahkannya ke pelapor.

Suasana yang semula hanya diwarnai perdebatan mendadak berubah mencekam. Beruntung sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi segera datang melerai sehingga insiden tidak berkembang menjadi tindakan yang lebih berbahaya

Akibat kejadian tersebut, Fikri dan istrinya mengaku mengalami ketakutan serta tekanan psikologis.

Melalui laporan yang telah disampaikan ke Polsek Sukoharjo Polres Pringsewu, Fikri berharap aparat kepolisian dapat segera melakukan penyelidikan dan menindaklanjuti dugaan pengancaman tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor maupun dari perusahaan pembiayaan yang disebut dalam laporan. Sementara itu, pihak Polsek Sukoharjo Polres Pringsewu masih melakukan pendalaman terkait laporan yang telah diterima.(**)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *