RILIS INDONESIA.Com – kotabumi – Emosi pecah di RS Handayani Kotabumi, Lampung Utara, Sabtu (15/8/2026). Sebuah video viral memperlihatkan adu argumen keluarga pasien dengan petugas RS, setelah seorang anak disebut meninggal dunia saat dalam perawatan.
Dalam rekaman berdurasi singkat yang diunggah akun TikTok @PikiranLampung, seorang pria yang mengaku keluarga pasien menyuarakan kekecewaan.
“Pasien masuk jam dua, penanganannya kurang. Ini Rumah Sakit Handayani,” ujarnya dengan nada tinggi.
Ia berulang kali mempertanyakan kehadiran dokter. “Kalau dari tadi ada penanganan, enggak akan begini. Itu kan lama di ruangan tadi, mana dokternya?” katanya.
Situasi memanas saat petugas keamanan bersama tenaga medis memasuki ruangan. Di dalam, tampak seorang perempuan menangis sambil memeluk jenazah anak.
Keluarga menegaskan akan membawa kasus ini ke ruang publik. “Saya viralkan Rumah Sakit Handayani ini, enggak akan saya hapus video ini. Saya sampaikan ke Prabowo,” ucap pria tersebut di akhir video.
Hingga berita ini diturunkan, video telah ditonton 2.234 kali, dikomentari 242 kali, dan dibagikan 798 kali. Warganet membanjiri kolom komentar dengan tuntutan transparansi dan audit pelayanan RS.
Belum Ada Klarifikasi Resmi
Hingga rilis ini dibuat, pihak manajemen RS Handayani Kotabumi belum memberikan keterangan resmi terkait tuduhan keterlambatan penanganan tersebut.
Perlu dicatat, seluruh pernyataan dalam video ini merupakan versi pihak keluarga. Belum dapat disimpulkan terjadi kelalaian atau malpraktik medis sebelum ada hasil audit dan klarifikasi dari pihak rumah sakit serta dinas kesehatan.
Kasus ini kembali menyorot isu mutu pelayanan kesehatan di daerah. Publik menanti langkah cepat RS Handayani dan Dinkes Lampung Utara untuk membuka data kronologi penanganan pasien demi mencegah spekulasi liar.(*)

