Indonesia Masih Dibayangi Ancaman Gempa Megathrust, BMKG Ingatkan Waspada

Mika Prathama A.Md

RILIS INDONESIA.Com , Lampung, (02/11/25) –
Indonesia terus berada dalam status kewaspadaan tinggi terhadap potensi gempa bumi berkekuatan besar, terutama jenis megathrust. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa gempa megathrust bukan lagi soal kemungkinan, melainkan tinggal menunggu waktu terjadinya.

Hingga kini, para ahli belum mampu memprediksi kapan gempa besar itu akan terjadi, namun pemetaan wilayah rawan sudah dilakukan. Karena itu, masyarakat di daerah berisiko diminta selalu meningkatkan kesiapsiagaan bencana.

13 Wilayah Paling Berpotensi Diguncang Gempa Megathrust

BMKG mengidentifikasi sejumlah zona patahan di Indonesia yang berpotensi memicu gempa megathrust dengan magnitudo di atas 8 SR, antara lain:

- Advertisement -
  1. Sumba – Potensi gempa hingga M8,5 mencakup pesisir selatan Bali, NTB, dan NTT
  2. Sulawesi Utara – Potensi M8,5 meliputi pesisir utara Sulawesi Utara dan pesisir barat Gorontalo
  3. Selat Sunda – Potensi gempa M8,7 di pesisir barat dan selatan Lampung hingga pesisir barat Banten
  4. Papua – Zona pesisir utara Papua berpotensi diguncang hingga M8,7
  5. Nias – Simelue – Potensi gempa M8,7 di Pulau Nias dan pesisir barat Sumatera Utara
  6. Mentawai – Siberut – Gempa hingga M8,9 diprediksi di Kepulauan Mentawai dan pesisir Sumatera Barat
  7. Mentawai – Pagai – Risiko serupa dengan magnitudo M8,9
  8. Jawa Timur – Pesisir selatan Jatim berpotensi diguncang gemp inia M8,7
  9. Jawa Barat – Jawa Tengah – Potensi M8,7 dari selatan Banten, Jawa Barat, DIY, hingga Jawa Tengah
  10. Filipina – Gempa M8,2 diperkirakan berdampak ke Maluku Utara dan pesisir timur Gorontalo
  11. Enggano – Potensi gempa M8,4 di Pulau Enggano dan pesisir Bengkulu
  12. Batu – Potensi gempa M7,8 yang dapat dirasakan hingga Sumatera Barat
  13. Aceh – Andaman – Zona paling ekstrem, berpotensi M9,2 di pesisir barat Aceh

BMKG mengingatkan, upaya mitigasi perlu diperkuat, mulai dari edukasi publik, penataan tata ruang, hingga kesiapan sistem peringatan dini. Meski tidak dapat diprediksi waktunya, gempa besar dapat dipersiapkan dampaknya sejak sekarang.(TPN)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *