Fakta Sejarah ; Nenek Moyangku Seorang Pelaut, Konon PetarungTangguh Di Ganasnya “Belantara Samudra”

Mika Prathama A.Md
2 Menit Baca

RILIS INDONESIA.Com, Bandar Lampung – Judul karya lukisan ini terinspirasi dari komentar Mbak Indrana Pringgodigdo
Pendiri WAG Budaya Kita (BuKit), satu-satunya WhatsApp Grup yang Bambang SBY XI Legenda Krakatau ikuti sebagai anggota.
Mungkin kita masih teringat cuplikan dari lagu anak-anak legendaris ciptaan Ibu Soed yang berjudul: “Nenek Moyangku Seorang Pelaut”?:
Ya !!! Karya Lukisan ini memang menggambarkan kehebatan Nenek Moyang Bangsa Indonesia sebagai penjelajah samudra yang tangguh dan tidak gentar akan marabahaya!!!

Kalau kita simak lirik dan teringat lagunya sewaktu kita masih kecil, kita jadi merasa bangga, karena syair lagu itu adalah fakta sejarah:
“Nenek moyangku seorang pelaut
Gemar mengarung luas samudra
Menerjang ombak tiada takut
Menempuh badai sudah biasa”
Makna: Lagu ini menekankan identitas maritim Indonesia dan keberanian Nenek Moyang Kita dalam mengarungi samudra yang ganas.
Dalam konteks sejarah menjelaskan bahwa: Nenek moyang Bangsa Indonesia dikenal sebagai pelaut ulung yang mampu menavigasi samudra luas, dengan bukti sejarah pengaruh perdagangan maritim di Nusantara pada abad ke-7 hingga ke-13.

Ibu Soed menciptakan lagu ini terinspirasi dari ayah kandungnya yang memiliki latar belakang sebagai perantau pelaut dari Bugis.
Mereka sangat tangguh, dikenal mampu menaklukkan ombak dan badai, serta menggunakan perahu tradisional seperti Pinisi atau kapal layar (Djong) untuk mengarungi belantara samudera: Lautan yang sangat luas, dalam, dan sering kali gelombang ombaknya besar dan ganas di laut lepas terjamah.

Samudra: Laut yang luas dan merupakan massa air asin yang sambung-menyambung meliputi permukaan bumi.
Makna kontekstual:
Lautan Luas/Tak Bertepi: Menggambarkan betapa besarnya perairan, mirip dengan hutan belantara yang luasnya tak terukur.
Keterasingan/Wilderness: Menunjukkan area perairan yang liar, sunyi, dan jauh dari peradaban manusia.
Ungkapan ini sering digunakan dalam sastra atau puisi untuk menggambarkan perjalanan, kebebasan, atau misteri alam laut.(*)

- Advertisement -
Total Views: 0
Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *