Hindari 4 Minuman Ini Saat Puasa, Biar Nggak Cepat Lapar dan Haus!

Redaksi MRI
Oleh

RILIS INDONESIA.Com – Jakarta – Umat Muslim diwajibkan menahan lapar dan haus selama Ramadan. Karena itu, menjaga pola konsumsi makanan dan minuman menjadi hal penting, termasuk menghindari minuman yang berisiko memicu dehidrasi sehingga tubuh lebih cepat merasa haus.

Menjelang puasa, banyak orang mulai menyiapkan stok bahan makanan di rumah. Selain menu sahur dan berbuka, pilihan minuman sehat juga perlu diperhatikan agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk dikonsumsi secara rutin. Selain itu, minuman dengan kandungan elektrolit alami juga dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh selama berpuasa.

Mengutip EatingWell, Jumat (20/2/2026), ada beberapa jenis minuman yang sebaiknya dibatasi atau dihindari saat puasa, seperti minuman manis, berkafein, hingga jus tertentu. Berikut empat di antaranya:

- Advertisement -
  1. Minuman Manis

Minuman dengan kadar gula tinggi kurang disarankan, terutama saat sahur, karena dapat memicu dehidrasi.

Ahli gizi Brittany Lubeck menjelaskan minuman yang mengandung fruktosa dan glukosa merupakan jenis gula yang umum terdapat dalam minuman manis dan telah dikaitkan dengan dehidrasi yang cukup berat.

Contohnya termasuk minuman bersoda dalam kemasan maupun minuman dengan pemanis tambahan.

“Risiko dehidrasi akan semakin besar jika dikonsumsi dalam jumlah banyak,” ucap Lubeck.

  1. Minuman Berkafein

Tidak hanya kopi, teh dan matcha juga mengandung kafein. Konsumsi minuman berkafein tinggi sebaiknya dibatasi karena bersifat diuretik.

Efek diuretik membuat tubuh lebih sering buang air kecil sehingga cairan lebih cepat berkurang dan memicu rasa haus. Lubeck menyarankan agar konsumsi minuman berkafein tidak berlebihan selama puasa.

  1. Minuman Energi

Minuman energi kerap diminati saat sahur atau berbuka. Namun, minuman ini umumnya memiliki kandungan gula dan kafein yang tinggi.

Kafein dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil, sedangkan gula berlebih bisa menyebabkan lonjakan dan penurunan kadar gula darah secara cepat. Jika ingin tambahan energi, pilih sumber alami seperti teh hijau, matcha, atau air kelapa dalam porsi wajar.

  1. Jus Buah Kemasan

Meski berasal dari buah, jus yang dikemas dalam botol atau kotak sering mengandung tambahan gula. Konsumsi berlebihan tetap berpotensi menyebabkan dehidrasi.

Jika ingin minum jus saat puasa, sebaiknya pilih jus 100 persen buah tanpa tambahan gula. Membuat jus sendiri di rumah bisa menjadi pilihan agar tetap mendapatkan manfaat serat sekaligus menjaga asupan cairan tubuh.

Sumber : Mri1200

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *