RILIS INDONESIA.Com – Panglima TNI, Agus Subiyanto, kembali melakukan mutasi di jajaran perwira tinggi (Pati) TNI. Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Mayjen TNI Lucky Avianto yang mendapat promosi jabatan strategis.
Dalam mutasi tersebut, Lucky Avianto dipromosikan menjadi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, menggantikan Letjen TNI Bambang Trisnohadi. Dengan jabatan barunya itu, Lucky otomatis menyandang pangkat jenderal bintang tiga atau letnan jenderal TNI.
Rekam Jejak Panjang di Papua
Papua bukan wilayah baru bagi Lucky Avianto. Perwira tinggi kelahiran 1975 itu dikenal memiliki pengalaman panjang di Indonesia timur.
Lulusan terbaik (Adhi Makayasa) Akademi Militer (Akmil) 1996 ini sebelumnya pernah menjabat Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora. Ia juga dipercaya memimpin Komando Operasi (Pangkoops) Habema yang bertugas menangani operasi keamanan di Papua.
Dalam berbagai operasi, Lucky dikenal sebagai jenderal yang kerap turun langsung memimpin pasukan di lapangan. Kepemimpinannya menitikberatkan pada prinsip “salus populi suprema lex esto” — keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi.
Namun dalam situasi tertentu, ia juga mengambil langkah tegas dan terukur secara profesional berdasarkan Rules of Engagement (RoE), guna memastikan setiap operasi berjalan sesuai hukum, menghormati hak asasi manusia (HAM), dan standar militer.
Tegas di Medan Operasi, Humanis ke Masyarakat
Lucky dikenal tegas terhadap kelompok bersenjata di Papua. Meski demikian, pendekatan yang ia lakukan tidak semata melalui operasi militer.
Ia juga mendorong pendekatan humanis dengan mengedepankan pembangunan kesejahteraan masyarakat. Dalam berbagai kesempatan, Lucky terlibat langsung dalam kegiatan pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, hingga pendampingan petani lokal.
Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran TNI di Papua, sekaligus memperkuat stabilitas keamanan jangka panjang.
Deretan Prestasi Pendidikan Militer
Karier Lucky Avianto terbilang moncer sejak masa pendidikan. Ia merupakan lulusan pertama SMA Taruna Nusantara Magelang angkatan 1993 sebelum melanjutkan ke Akmil.
Selain meraih Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik Akmil 1996, ia juga menorehkan sejumlah prestasi akademik militer lainnya, antara lain:
- Lulusan Terbaik Dikreg Seskoad 2011 (peraih penghargaan Vira Jati)
- Lulusan Terbaik Dikreg Sesko TNI 2019
- Peserta Terbaik Akademik PPSA XXIV Lemhannas 2023.
Lucky juga memiliki latar belakang pasukan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Sepanjang kariernya, ia terlibat dalam sejumlah operasi dalam negeri seperti Operasi Maluku dan Operasi Aceh.
Di tingkat internasional, Lucky pernah menjalankan misi sebagai military observer di Kongo pada 2009 serta memimpin Batalyon Mekanis TNI (Indobatt) dalam misi perdamaian PBB.
Tantangan Baru di Pangkogabwilhan III
Promosi sebagai Pangkogabwilhan III menjadi babak baru dalam karier militernya. Jabatan ini memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan kekuatan gabungan TNI di wilayah timur Indonesia, yang meliputi Maluku dan Papua.
Dengan rekam jejak operasi, pengalaman teritorial, serta pendekatan humanis yang selama ini ia terapkan, Lucky Avianto diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan dan pengamanan wilayah strategis Indonesia timur.
Mutasi ini sekaligus menegaskan regenerasi kepemimpinan di tubuh TNI yang terus berjalan di bawah komando Panglima TNI.
(berbagaisumber/ai/MriNews)

